Kisah Pria Bali Lamar Istri Pakai Mahar Saham BRI Rp 100 Juta

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 12 Okt 2021 14:32 WIB
Alit Prajatama dan Kadek Novi Margareni
Foto: Instagram @/alit.prajatama
Jakarta -

Mas kawin atau mahal adalah hal yang lazim dibahas dalam sebuah pernikahan. Mahar biasanya berbentuk uang tunai atau emas.

Namun pria dari Bali ini punya cara unik untuk meminang pujaan hatinya. Alit Prajatama memberikan mahar pernikahan berupa 25.000 lembar saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Saham senilai 250 lot itu digunakan untuk menikahi istrinya, Kadek Nopi Margareni.

Jika mengacu pada harga saham BRI pada penutupan perdagangan Senin kemarin Rp 4.180 per lembar, maka nilai saham yang diberikan Alit kepada sang istri mencapai Rp 104.5 juta.

Menikah dengan adat Bali, Alit Prajatama sebenarnya tidak diwajibkan memberikan mahar kepada sang istri. Alit menjelaskan, dalam adat Bali, hanya terdapat upacara 'Metipat Bantal'.

Metipat Bantal dilakukan sebagai simbolis penyambung antara keluarga pengantin pria dan wanita. Dalam hal ini, Alit mengaku sudah menyelesaikan seluruh prosedur adat pernikahan.

"Sebenarnya memberikan mahar tidak ada di budaya saya sebagai Hindu Bali, yang ada adalah 'Metipat Bantal' dan itu pun sudah lengkap saya lakukan dan berikan," kata Alit saat dihubungi HaiBunda, Senin (11/10/2021).

Pemberian mahar berupa 25.000 lembar saham BRI dari Alit kepada sang istri dilakukan secara pribadi. Alit melakukannya sebagai wujud cinta kepada calon istrinya.

"Ini adalah pemberian saya pribadi di luar adat dan budaya sebagai bentuk saya menghargai wanita yang saya cintai," ungkapnya.

Alih-alih memberikan seserahan dalam bentuk uang atau barang, Alit memilih saham agar dapat digunakan sebagai investasi masa depan.

"Daripada uang atau barang yang bisa cepat habis dan sifatnya mudah terdepresiasi, saya lebih memilih memberikan saham dengan fundamental bagus. Ya sekaligus menjadi investasi dan juga asumsi nilainya akan bertambah di kemudian hari," tuturnya.

Alit menyerahkan saham tersebut kepada sang istri dalam bentuk piagam resmi di hari pernikahan. Penyerahan piagam dilakukan pada saat acara 'Ngidih' atau meminang pada 17 September 2021 lalu, usai menyelesaikan seluruh upacara adat yang bersifat wajib.

Tak hanya membutuhkan uang, Alit Prajatama juga harus melalui sejumlah prosedur panjang untuk mendapatkan saham demi sang istri. Simak di halaman berikutnya, klik di sini.



Simak Video "Unik, Pemuda Sultra Menikah dengan Mahar Saham"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)