Masih Pandemi, UNVR Catat Laba Rp 4,4 T di Kuartal III-2021

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 22 Okt 2021 17:38 WIB
Logo Unilever
Foto: Dok. Reuters
Jakarta -

PT Unilever Indonesia, Tbk (Unilever) mencatat penjualan bersih Rp 30 triliun di kuartal III-2021. Kategori Foods & Refreshment jadi penopang utama dengan pertumbuhan penjualan sebesar 9,8%.

Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Ira Noviarti menjelaskan bahwa PPKM darurat pada kuartal III 2021 memberikan pengaruh yang tidak dihadapi pada kuartal sebelumnya. Meski begitu perseroan tetap mencatatkan laba bersih sebesar Rp 4,4 triliun.

"Selain itu, kenaikan harga komoditas juga masih berlanjut dan semakin mempengaruhi biaya produk. Berbagai tantangan tersebut mempengaruhi konsumen dalam pemilihan pola konsumsi di berbagai kategori, dan mempengaruhi tingkat pertumbuhan perseroan," kata Ira Jumat (22/10/2021).

Ira menjelaskan dampak akibat volatilitas harga komoditas yang terjadi, dan bahwa perseroan harus tetap menjaga daya beli masyarakat agar tetap mampu menjangkau produk yang berkualitas.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Natalia Sutanto menilai, secara umum kinerja industri FMCG masih tertekan pandemi. Meski juga terdampak, bisnis Unilever tetap tumbuh meraih laba bersih Rp 4,4 Triliun.

"Kalau diliat di 2Q21 dan 3Q21 sebenarnya stabil dan terkoreksi dibanding tahun lalu. Jadi jelas situasi pandemi cukup mempengaruhi kinerja UNVR," ucap Natalia

Natalia menambahkan, perlu perubahan strategi menyambut momentum tren pemulihan ekonomi, misal produk baru, fokus ke segmen tertentu. UNVR perlu fokus pada segmentasi yang sedang tumbuh seperti kelompok milenial melalui bauran channel dan strategi lokapasar yang menyasar populasi yang luas.

Lanjut ke halaman berikutnya.