Deretan 'Hantu' yang Disebut Sri Mulyani Ancam Pasar Modal

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 17 Nov 2021 07:35 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan sederet hal yang menimbulkan gejolak ekonomi dalam waktu dekat. Nah gejolak itu akan menghantui pasar modal di tahun depan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ada beberapa hal yang akan mempengaruhi arus modal asing atau capital flow di Indonesia. Capital flow inilah yang akan memberikan dampak signifikan terhadap pasar modal.

COVID-19 menurutnya sudah tidak lagi menjadi sosok yang paling menakutkan di pasar modal. Untuk tahun depan hal yang menjadi hantu pasar modal adalah sederek dinamika global yang akan mempengaruhi capital flow di negara berkemmbang seperti Indonesia.

1. Hantu dari AS

Sri Mulyani menjabarkan, pertama penentuan siapa yang akan menjadi chairman dari Bank Sentral AS, Federal Reserve. Kedua polemik perdebatan kenaikan batas utang atau debt ceiling di AS. Sebab jika tidak AS terancam tidak bisa membayar utangnya.

"Dan juga inflasi sangat tinggi di atas 6% di AS yang akan menimbulkan komplikasi pada kebijakan di sisi moneter dan kecepatan dan kekuatan tapering yang akan dilakukan Amerika Serikat," tambahnya.

2. Hantu dari Eropa

Tak hanya di AS, hantu pasar modal juga muncul dari Eropa. Kawasan itu saat ini tengah menghadapi kenaikan harga energi dan juga masalah geopolitik.

3. Hantu dari Tiongkok

Di Tiongkok pun sama, selain polemik Evergrande, pendinginan ekonomi di China juga menimbulkan kebijakan-kebijakan ekstrim yang akan dilakukan pemerintahnya sebagai respons. Selain itu kasu COVID-19 yang kembali muncul mendorong pemerintahnya kembali melakukan lockdown.

"Ini semua akan mempengaruhi harga komoditas, capital flow dan juga menjadi sentimen dari pasar keuangan global," tutupnya.

(das/fdl)