Saham Bukalapak Kini Cuma Rp 444, Kantong Investor IPO Jebol Deh

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 07 Des 2021 19:00 WIB
bukalapak
Foto: Aisyah Kamaliah/detikINET
Jakarta -

Saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) hari ini sempat anjlok hingga menyentuh level paling rendah dalam sehari atau auto reject bawah (ARB). Meski di akhir perdagangan membaik, tetap saja saham Bukalapak sudah jauh lebih rendah dari harga saat IPO.

Hari ini saham BUKA sempat turun 6,58% atau berkurang 30 poin dari penutupan kemarin ke level Rp 426. Itu merupakan batas penurunan paling bawah dalam sehari, sehingga saham BUKA hari ini ARB.

Namun jelang penutupan sesi II, saham BUKA bergerak naik. Penurunan hari ini pun berkurang menjadi 2,63% atau turun 12 poin ke level Rp 444.

Posisi harga saham BUKA semakin menjauh dari harga penawaran umum atau initial public offering (IPO) BUKA di level Rp 850. Jika dihitung maka saham BUKA saat ini sudah turun 47,76% dari harga IPO.

Seandainya membeli saham BUKA pada saat IPO sebesar Rp 10 juta maka akan mendapatkan 11.764 lembar saham atau sekitar 117 lot. Nah jika hingga sampai saat ini belum dijual, maka nilai portofolio dari saham BUKA dengan modal Rp 10 juta sudah menjadi Rp 5.224.000.

Artinya kerugian yang ditanggung dari membeli saham Bukalapak saat IPO dan dicatatkan pada 6 Agustus 2021 hingga hari ini mencapai Rp 4.776.000. Itu jika modal yang dikeluarkan Rp 10 juta.

Jika dirunut saham BUKA sudah mengalami penurunan 12 hari perdagangan berturut-turut sejak 22 November 2021. Sejak saat itu saham BUKA mengalami setidaknya lima kali ARB. Sekalipun tidak ARB penurunannya juga cukup besar.



Simak Video " Napak Tilas Perjalanan Bukalapak Lewat Surat Perpisahan Achmad Zaky"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ara)