ADVERTISEMENT

Antam 'Setor' Rp 1,6 T ke Negara

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 08 Des 2021 21:00 WIB
Pengunjung melakukan transaksi jual beli emas di Butik Emas Antam, Jakarta, Selasa (28/7/2020). Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Selasa (28/7) tembus ke posisi Rp1,022 juta per gram atau naik Rp25 ribu dibanding hari sebelumnya. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.
Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Jakarta -

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melaporkan dalam kuartal III-2021 telah berkontribusi kepada Negara sebesar Rp1,63 triliun. Hal ini diungkapkan Direktur Utama PT Antam, Dana Amin.

Ia menyebutkan kontribusi tersebut dalam bentuk royalti, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan dividen.

"Tahun ini Antam memiliki kinerja yang solid. Dengan arus cash yang mencapai Rp 4,8 triliun, Antam mampu menghasilkan laba bersih Rp 1,71 triliun dan kontribusi kepada negara Rp 1,63 triliun," kata Dana, dalam keterangannya, Rabu (8/12/2021).

Dana memastikan kontribusi tersebut tidak mengganggu catatan hasil laba yang dihasilkan perusahaannya.

"Nilai laba yang diperoleh Antam selama sembilan bulan ini sudah di luar dari kewajiban yang harus dibayarkan Perusahaan termasuk pencatatan kontribusi kepada negara. Untuk dividen biasanya dikeluarkan terakhir," tambahnya.

Dana meyakini dengan cash Rp 4 triliun yang dimiliki perusahaan, pembayaran dividen di akhir tidak akan menjadi masalah.

"Secara bisnis cash kondisi perusahaan sangat baik. Uang yang ada mencukupi untuk membayar semua kewajiban dan sisanya masih banyak," tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pengamat Hukum Energi dan Pertambangan Universitas Tarumanegara Ahmad Redi mengatakan capaian PT Antam dan kontribusinya terhadap negara patut diapresiasi. Apalagi di tengah pandemi COVID-19.

"Saya kira, semua perusahaan negara, termasuk Antam terdampak Covid-19. Namun Antam seperti tak terpengaruh Covid, karena tetap mampu menghasilkan laba yang cukup besar dan dividen pada negara juga cukup besar. Saya kira itu bagian dari pencapaian yang harus diapresiasi," kata Redi.

Redi mengatakan terlepas masih adanya kritik dan perlunya peningkatan kinerja, apa yang dihasilkan Antam dari laba sepanjang 2021 ini tetap harus diapresiasi.

"Apa yang dihasilkan Antam saya kira cukup signifikan ya, dengan ada kenaikan laba di semester terakhir ini. Jadi ini saya kira satu hal yang positif."

Kontribusi ini juga disampaikan oleh Direktur Utama PT Antam, Dana Amin saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI pada 2 Desember 2021. Sejumlah anggota dan pimpinan komisi VI DPR pun mengapresiasi capaian tersebut.



Simak Video "Harga Emas Naik, Warga di Parepare Ramai-ramai Jual Emas"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT