Otomotif Lesu, Laba Astra Tergerus 30%
Sabtu, 29 Apr 2006 16:49 WIB
Jakarta - Lesunya pasar otomotif nasional sejak awal tahun 2006, membuat PT Astra Internasional Tbk (ASII) mengalami penurunan laba bersih dan pendapatan yang signifikan pada triwulan I-2006.ASII mencapai laba bersih triwulan I-2006 sebesar Rp 1,1 triliun atau turun 30 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,5 triliun.Sementara pendapatan bersih turun 9,8 persen menjadi Rp 13 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Turunnya pendapatan karena masih terasanya dampak dari naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) dan tingginya suku bunga sejak kuartal IV-2005, yang berakibat turunnya daya beli.Meski perolehan kinerja triwulan I-2006 tidak optimal, namun manajemen ASII optimistis proyeksi jangka menengah akan lebih baik."Tingkat inflasi cenderung turun belakangan ini dan nilai tukar rupiah terlihat menguat, namun suku bunga masih tinggi," kata Presdir ASII, Michael D Ruslim dalam siaran pers, Sabtu (29/4/2006).ASII mencatat penuruan kinerja yang mencolok terutama pada sektor otomotif dan perusahaan pembiayaan yang menunjang penjualan otomotif.Pasar mobil triwulan I-2006 turun sebesar 24,1 persen menjadi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan pasar motor Honda turun 30,3 persen.Lesunya pasar otomotif juga membuat anak usaha ASII dibidang penjualan komponen yakni PT Astra Otoparts mengalami penurunan pendapatan 20,8 persen.Sementara sektor perkebunan melalui PT Astra Agro Lestari Tbk, memperoleh kenaikan pendapatan dan laba bersih masing masing sebesar 25,6 persen dan 10,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Begitu juga dengan bisnis alat berat memberikan kontribusi cukup besar.
(ir/)











































