Eks Dirut PLN Zulkifli Zaini Jadi Komut Holding PTPN III

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jumat, 10 Des 2021 15:46 WIB
Laba Bank Mandiri Rp 7,1 Triliun

PT Bank Mandiri Tbk berhasil mencetak laba semester I 2012 sebesar Rp 7,1 triliun pada kuartal II 2012. Angka itu tumbuh 12,69% dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp 6,3 triliun. Hal ini dikatakan Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini, saat diskusi bertajuk Menjadi Lembaga Keuangan yang Selalu Progresissive dan Dihargai di ASEAN, di Grand Ballroom Hotel Intercontinental Midplaza, Senin (6/8/2012). Agung Pambudhy/Detikcom 

1. (Kika) Chief Ekonomist Destry Damayanti, Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, Direktur Commercial and Business Banking Sunarso dan Vice President Coordinator Change Management Office Ventje Rahadjo saat diskusi. 
 Pertumbuhan laba Bank Mandiri tak lepas dari sokongan anak-anak perusahaannya, seperti Bank Syariah Mandiri, Aksa Mandiri, dan Tunas Mandiri. 
2.  Total laba anak perusahaan membaik, mencapai Rp 936 miliar atau hampir Rp 1 triliun. Pertumbuhan laba hanya dari anak perusahaan mencapai 36,5 persen year on year
3. Laba perseroan juga didorong kinerja positif dalam penyaluran kredit. Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit sebesar 26,6 persen menjadi Rp 350,4 triliun pada kuartal II 2012.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen baru PT Perkebunan Nusantara III (Persero). Zulkifli merupakan eks Direktur Utama PLN yang baru saja diganti.

Sementara Indrasari Wisnu Wardhanaditunjuk sebagai Komisaris PT Perkebunan Nusantara III (Persero). Pengangkatan Komisaris ini diharapkan bisa semakin meningkatkan fungsi pengawasan dalam rangka peningkatan kinerja dan tata kelola perusahaan yang lebih baik.

"Tentunya pengangkatan Komisaris ini, telah melalui proses Fit and Poper Test, serta telah mendapatkan persetujuan dari Tim Penilai Akhir yang diketuai oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo", kata Wakil Menteri I BUMN, Pahala Nugraha Mansury dalam keterangan resminya, Jumat (10/12/2021).

Pahala meyakini transformasi akan membantu mengoptimalkan keuntungan dan keberlanjutan bisnis (going concern) Perusahaan. Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melakukan penataan industri gula melalui pembentukan PT Sinergi Gula Nusantara, dan akan mengundang mitra bisnis, sehingga strategi partnership ini segera terealisasi tahun depan.

"Proses transformasi yang sedang dijalankan perusahaan, semata-mata demi perkembangan perusahaan agar terus bertahan sehingga tercapai going concern, tentunya sangat dibutuhkan pengawalan dan pengawasan yang baik dari Dewan Komisaris, khususnya dalam peran PTPN Group untuk mencapai swasembada gula konsumsi", kata Pahala.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Mohammad Abdul Ghani menjelaskan bahwa penetapan pejabat baru Komisaris ini dinilai sebagai tindakan cepat mengoptimalkan kinerja perusahaan melalui penguatan fungsi pengawasan agar berjalan sesuai dengan target bisnis perseroan dengan lebih baik. Ghani juga berkomitmen akan memastikan transformasi di Perkebunan Nusantara Group berjalan sesuai dengan target, arah dan rencana strategis perusahaan.

Perusahaan telah dan akan melakukan sejumlah aksi korporasi agar perusahaan memiliki daya saing yang tinggi ke depannya.

"Penetapan ini sejalan dengan program transformasi organisasi perseroan yang berkomitmen untuk meningkatkan kinerja usaha. Kami berharap keputusan ini bisa dijalankan dengan baik untuk mengawal dan mengawasi sejumlah aksi korporasi sebagai bagian dari pelaksanaan transformasi bisnis yang sudah berjalan dan program kerja di lingkup Holding Perkebunan Nusantara PTPN III." kata Ghani yang membacakan pesan Menteri BUMN Erick Thohir.

Berikut susunan lengkap dewan komisaris Holding PTPN III:

  • Zulkifli Zaini Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen
  • Erwan Pelawi Komisaris Independen
  • Amal Bakti Pulungan Komisaris Independen
  • Wisto Prihadi Komisaris Independen
  • Asep Subarkah Yusuf Komisaris
  • Arie Yuriwin Komisaris
  • Rini Widyastuti Komisaris
  • Indrasari Wisnu Wardhana Komisaris
(eds/eds)