OJK Setop Sementara Izin Baru Manajer Investasi

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 15 Des 2021 20:04 WIB
Ilustrasi Gedung Djuanda I dan Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan sementara pemberian izin bagi perusahaan efek yang melakukan kegiatan usaha selaku Manajer Investasi. Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan keputusan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi dan penataan industri Manajer Investasi.

"Melalui keputusan ini, OJK menjaga agar industri pengelolaan investasi berjalan sehat dan memiliki kualitas profesionalisme yang memadai untuk mendorong industri Manajer Investasi yang berkontribusi terhadap pertumbuhan industri pengelolaan investasi secara keseluruhan," kata Anto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/12/2021).

Dia mengatakan, bagi Perusahaan Efek yang sebelumnya telah diberikan izin sebagai Manajer Investasi tidak mengalami perubahan sekaligus tidak berdampak kepada nasabahnya.

Keputusan itu ditetapkan dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor KEP-72/D.04/2021 tertanggal 14 Desember 2021 tentang Moratorium Penerbitan Izin Perusahaan Efek Yang Melakukan Kegiatan Usaha Sebagai Manajer Investasi yang berlaku sejak tanggal ditetapkan hingga batas waktu yang akan ditetapkan kemudian.

Keputusan yang dimaksud ditujukan untuk penyempurnaan Peraturan Nomor V.A.3 tentang Perizinan Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi dan melakukan evaluasi atas tata kelola (governance) pengelolaan investasi, peningkatan kapasitas (capacity building), serta peningkatan penerapan prinsip kehati-hatian atas seluruh Manajer Investasi yang telah memperoleh izin usaha.

Bagaimana yang sudah mengajukan izin?

Anto mengatakan, permohonan izin perusahaan efek untuk melakukan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi yang telah diajukan sebelum berlakunya keputusan ini akan tetap diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai informasi, hingga 14 Desember kemarin, OJK mencatat Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi dan memiliki izin ada sebanyak 98 pihak. Informasi dan profil atas Perusahaan Efek yang dimaksud dapat diakses pada lamanreksadana.ojk.go.id.

Simak video 'Demi Dorong IPO Unicorn di Indonesia, OJK Menerbitkan Aturan SHSM':

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)