Omicron Masuk RI, Rupiah-IHSG bakal Jeblok?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 16 Des 2021 17:16 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Varian virus baru COVID-19, Omicron telah masuk ke Indonesia. Pelaku pasar pun dinilai menunjukkan kepanikan per hari ini.

Nilai tukar rupiah hingga IHSG mengalami pelemahan. IHSG ditutup di zona merah, tepatnya pada level 6.594.79. Sementara nilai tukar rupiah sempat mengalami pelemahan hingga Rp 14.277 per dolar AS meskipun ditutup dengan penguatan tipis ke level Rp 14.355 per dolar AS.

Lalu dalam jangka waktu dekat seperti apa prediksi nilai tukar rupiah dan IHSG?

Analis pasar modal Hans Kwee mengatakan sejauh ini pelemahan di pasar terjadi karena kepanikan yang sementara saja. Mulai besok dan beberapa hari ke depan pasar akan kembali menggeliat.

"Tadi melemah ketika berita Omicron, jadi terkoreksi karena pengumuman itu. Tapi semua ini yang positifnya ternyata cuma di Wisma Atlet aja artinya belum ada kasus di tengah masyarakat, dan semua masih terkendali. Pasar mungkin cuma hari ini aja terkoreksi besok terkonsolidasi," ungkap Hans kepada detikcom, Kamis (16/12/2021).

Masalah Omicron, menurutnya sejauh pemerintah bisa mengendalikannya pasar akan tetap tenang dan tidak terlalu bergejolak. Namun, bila penyebaran ternyata meluas, pasar akan kembali bergejolak.

"Tinggal lihat sehari dua hari besok, apakah Omicron ini tersebar di masyarakat atau tidak. Kalau iya ya market akan turun lagi," ujar Hans.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi juga menyatakan pasar bergejolak karena kepanikan akan berita masuknya Omicron. Hanya saja setelah dicek baru sedikit saja orang yang positif, maka dari itu kemungkinan besok pasar kembali menguat.

"Ini ada ketakutan sebenarnya ada berapa yang kena Omicron? Eh ternyata baru ada ya kita bilang 5 lah. Itu juga terisolasi. Vaksin juga bisa obati Omicron. Maka kemungkinan besar besok kuat lagi. Penutupan akhir pekan IHSG maupun nilai tukar bakal menguat," kata Ibrahim.

Prediksinya, menurut Hans Kwee IHSG akan berada tidak jauh dari level saat ini di 6.590, mungkin naik sedikit ke level 6.600-an pada penutupan perdagangan mingguan besok.

Sementara Ibrahim memprediksi, IHSG akan menguat menuju level 6.630-an. Dia mengatakan rentangnya ada di level 6.575 hingga 6.670-an.

Sementara itu, untuk nilai tukar rupiah, Ibrahim mengatakan pada penutupan perdagangan mingguan besok rupiah akan menguat tipis ke level Rp 14.340 per dolar AS. Hans pun mengatakan penguatan nilai rupiah tidak akan terlalu jauh dari level yang ada sekarang.



Simak Video "Waspada! Kasus Omicron di Jakarta Sudah Capai 162 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)