Ditutup Airlangga, Perdagangan IHSG 2021 Berakhir Merah

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 30 Des 2021 15:53 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Menko Perekonomian Hartarto
Jakarta -

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi ditutup. Seremoni penutupan dilakukan dengan penekanan tombol oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ditemani Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

Dalam sambutannya, Airlangga mengatakan pasar saham Indonesia sudah mulai menunjukkan kinerja perbaikan jika dibandingkan dengan awal pandemi COVID-19 yang menekan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"Bursa ditutup di indeks 6.581,48," kata Airlangga dalam seremoni penutupan perdagangan BEI, Kamis (30/12/2021).

IHSG pada perdagangan terakhir di 2021 ini ditutup di zona merah dengan turun 19 poin atau 0,29%. Sementara indeks LQ45 juga turun 4 poin atau 0,51% ke level 931.

Airlangga menilai kepercayaan masyarakat Indonesia saat ini sudah tinggi. Dengan begini diharapkan prospek pasar modal dan perekonomian Indonesia secara umum pada tahun 2022 semakin membaik.

"Kepercayaan masyarakat sekarang berdasar berbagai survei dan penelitian terhadap pemerintah ini yang tertinggi lebih dari 70%. Pertumbuhan ekonomi di kuartal III 3,5% dan dari segi demand terhadap perbaikan dan dari segi produksi, manufaktur di level ekspansi di 53,9 jauh lebih tinggi dibanding pra pandemi yang rata-rata 51%," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wimboh mengapresiasi atas capaian bursa saham tahun ini yang mencapai rekor. Seperti diketahui, sepanjang 2021 jumlah investor di pasar modal Indonesia bertambah sekitar 3,6 juta investor, sehingga jumlahnya jadi 7,48 juta.

"Ini adalah the best di ASEAN dan bukan hanya indeksnya, tapi investornya mencapai 7 juta ini dalam sejarah Indonesia. Dalam pandemi orang-orang belanja berkurang sehingga hanya dimasukkan di pasar modal dan dengan digitalisasi transaksi mendukung itu semua," jelasnya.

Simak juga Video: Sri Mulyani: Rupiah Cenderung Stabil-IHSG Tembus 6.000

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)