Mendadak Tajir! Modal Rp 10 Juta Beli Saham Ini, Belum Setahun Jadi Rp 1 M

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 30 Des 2021 19:00 WIB
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/11/2016). IHSG ditutup meroket hingga 1,57%.
IHSG
Jakarta -

Parade aksi penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di Indonesia cukup ramai sepanjang 2021. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 54 perusahaan yang melantai di bursa tahun ini.

"Dari sisi supply side atau IPO perusahaan hingga akhir 2021 tercatat 54 perusahaan yang mencatatkan sahamnya di bursa dengan nilai fund rise Rp 62,61 triliun, yang merupakan nilai penggalangan dana tertinggi sepanjang BEI," kata Direktur Utama BEI Inarno Djajadi dalam konferensi pers virtual, Kamis (30/12/2021).

Dari 54 perusahaan tersebut, juara saham yang memberikan cuan paling banyak jatuh kepada PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang bergerak di sektor data center. Sejak melantai perdana 6 Januari 2021 harga Rp 420 per saham, saat ini harganya sudah terbang lebih dari 88 kali lipat yakni Rp 43.975.

Hari ini saja sahamnya naik 13,05% atau 5.075 poin. Seandainya membeli saham DCII pada saat IPO sebesar Rp 10 juta, maka akan mendapatkan 23.809 lembar saham.

Nah jika sampai saat ini belum dijual, maka nilai portofolio dari saham DCII dengan modal Rp 10 juta sudah jadi Rp 1.047.000.775.

Artinya keuntungan yang didapat dari beli saham DCII saat IPO hingga hari ini mencapai Rp 1 miliar lebih.

(fdl/fdl)