Cadangan Devisa RI Turun ke US$ 144,9 M Buat Bayar Utang Luar Negeri

ADVERTISEMENT

Cadangan Devisa RI Turun ke US$ 144,9 M Buat Bayar Utang Luar Negeri

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 07 Jan 2022 11:39 WIB
Melanjutkan tren positif sejak Selasa kemarin, nilai tukar rupiah menguat melawan dolar AS.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia periode Desember US$ 144,9 miliar. Angka ini turun US$ 1 miliar dibandingkan November 2021 yang sebesar US$ 145,9 miliar.

"Penurunan posisi cadangan devisa pada Desember 2021 antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan tertulis, Jumat (7/1/2022).

Posisi cadangan devisa ini setara dengan pembiayaan 8 bulan impor atau 7,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Posisi cadangan devisa ini juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor. BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

"Ke depan, BI memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi," jelas dia.

Lihat juga Video: Cadangan Devisa Indonesia Menggemuk di Januari

[Gambas:Video 20detik]



(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT