Cadangan Devisa RI September 2021 Naik Jadi US$ 146,9 M

Siti Fatimah - detikFinance
Kamis, 07 Okt 2021 11:18 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat usai pelantikan Presiden Joko Widodo. Posisi dolar melempem di kisaran Rp 11.985. Jauh berbeda saat Jokowi belum dilantik yang masih di posisi Rp 12.100 pada Jumat pekan lalu. Sejumlah warga saat menukar uang di money changer di kawasan kwitang, jakarta (21/10/2014).
Cadangan Devisa RI September 2021 Naik Jadi US$ 146,9 M
Jakarta -

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2021 tercatat sebesar US$ 146,9 miliar. Angka itu naik US$ 2,1 miliar jika dibandingkan dengan posisi akhir Agustus 2021 yang sebesar US$ 144,8 miliar.

Kepala Grup Departemen Komunikasi Muhammad Nur dalam keterangan tertulisnya menyebut peningkatan posisi cadangan devisa pada September 2021 dipengaruhi oleh beberapa hal di antaranya penerimaan pajak dan jasa serta penarikan utang luar negeri pemerintah.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi," tulis siaran pers BI yang diterima, Kamis (7/10/2021).

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," pungkasnya.

(fdl/fdl)