Gokil! Manager Investasi BlackRock Kelola Aset US$ 10 T, Berapa Rupiah Tuh?

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 17 Jan 2022 10:57 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Perusahaan manager investasi terbesar dunia, BlackRock mencatat mengelola aset hingga US$ 10 triliun atau setara Rp 143.210 triliun (kurs Rp 14.321) sepanjang 2021. Angka itu naik 15% dari tahun 2020.

Perusahaan mengatakan, hampir sepertiga dari total US$ 10 triliun tersebut diinvestasikan dalam exchange traded fund atau ETF. Namun saham BlackRock, yang juga melaporkan pendapatan yang melampaui perkiraan, turun lebih dari 2% pada hari Jumat.

Mengutip dari CNN, Senin (17/1/2022) CEO BlackRock Larry Fink mengakui ke depan masih banyak tantangan yang terus berlanjut untuk ekonomi global dan pasar keuangan. Tantangan manajer investasi itu, mulai dari naiknya inflasi yang menyebabkan pengeluaran seseorang bertambah.

Kemudian, Federal Reserve dan bank sentral lainnya di seluruh dunia diperkirakan akan memangkas suku bunga untuk menjinakkan inflasi yang melonjak. Masalah baru lainnya munculnya varian Omicron COVID-19 yang dipastikan mengganggu mobilitas ekonomi.

Menurut Fink, dunia akan terus menghadapi ketidakpastian dan perubahan besar, baik untuk ekonomi dan masyarakat pada umumnya.

Lihat juga video 'Ini Loh Modus-Modus Penipuan Kripto':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)