Manajer Investasi Kabur, Pengembang China Kehilangan Duit Rp 4,4 Triliun

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 20 Des 2021 09:51 WIB
Business woman holding stack of 100 yuan banknotes money. Chinese yuan currency
Foto: iStock
Jakarta -

China Fortune Land Development baru saja ditinggal kabur oleh sebuah manajemen investasi. Perusahaan kehilangan kontak dengan manajemen investasi itu dan kehilangan dana investasi mencapai US$ 313 juta atau sekitar Rp. 4,4 triliun (dalam kurs Rp 14.300).

Dilansir dari BBC, Senin (20/12/2021), manajemen investasi yang menghilang itu bernama China Create Capital. Perusahaan tersebut terdaftar di Kepulauan Virgin Inggris. Fortune Land mengatakan seharusnya manajemen investasi itu mengelola dana atas nama perusahaan properti tersebut.

Fortune Land mengatakan kepada investor bahwa mereka telah melaporkan masalah ini ke polisi Beijing. Padahal, bulan ini perusahaan sedang mengumumkan rencana untuk merestrukturisasi utangnya setelah gagal bayar miliaran dolar obligasi.

Pada tahun 2018 salah satu operasi luar negeri Fortune Land menandatangani kesepakatan yang mempercayakan sebuah perusahaan bernama Wingskengo Ltd untuk menyediakan layanan manajemen investasi kepada pengembang properti.

Pengarsipan berlanjut dengan merinci bagaimana, seperti yang diinstruksikan oleh Wingskengo, Fortune Land mentransfer US$ 313 juta ke China Create Capital.

Fortune Land mengatakan pihaknya memperkirakan investasi tersebut akan menghasilkan bunga tahunan sebesar 7% hingga 10% hingga perjanjian tersebut akan berakhir pada akhir tahun 2022. Namun, Fortune Land mengaku pihaknya saat ini tidak dapat menghubungi Create Capital.

Seperti beberapa perusahaan real estate besar China lainnya, Fortune Land telah mengalami anjlok pada sahamnya dalam beberapa bulan terakhir karena industri dicengkeram oleh krisis utang. Sahamnya yang terdaftar di Shanghai telah kehilangan lebih dari 70% nilainya tahun ini setelah gagal memenuhi kewajiban keuangannya.


(hal/zlf)