Melirik Potensi Cuan Reksadana di 2022

ADVERTISEMENT

Melirik Potensi Cuan Reksadana di 2022

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 30 Jan 2022 22:00 WIB
Ilustrasi Reksa Dana
Ilustrasi Reksa Dana
Jakarta -

Indikasi optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi yang tetap kuat pada bulan Desember 2021 mempengaruhi peluang investasi di tahun 2022. Produk reksadana diyakini akan menuai sentimen positif di tahun ini.

Mengawali tahun 2022, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) merilis data mengenai kenaikan investor reksa dana di tahun 2021 yang naik sebesar 115,41% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan tingginya kesadaran dan minat masyarakat untuk berinvestasi ke reksa dana.

PT Insight Investments Management (Insight) merekomendasikan berinvestasi pada Reksa Dana Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index untuk memaksimalkan peluang investasi para investor.

"FTSE Indonesia Index Low Volatility Factor merupakan market cap weighted index yang merepresentasikan performa dari saham big cap dan mid cap di Indonesia, dengan menitikberatkan faktor volatilitas lebih rendah pada saham-saham yang menjadi underlying dari FTSE Indonesia Index. Salah satu keunggulan dari reksa dana jenis ETF ini adalah lebih mudah dan fleksibel dalam berinvestasi, biaya yang relatif lebih rendah, serta lebih transparan," ujar Direktur PT Insight Investments Management Ria M Warganda dalam keterangan resminya, Minggu (30/1/2022).

Pergerakan dana investor asing juga sudah menunjukkan tren net buy dengan kembali masuk ke pasar saham indonesia. Selain itu, investor domestik juga masih mendominasi kepemilikan aset saham. Terlepas adanya berbagai ketidakpastian dalam kondisi ekonomi riil, namun masih terdapat aliran dana masuk untuk berinvestasi, seperti pada sektor finansial.

Salah satu faktor pendukung peningkatan ini adalah kemampuan pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 yang timbul semenjak awal 2020. Walaupun adanya varian baru omicron, proses pemulihan, kewaspadaan dan mitigasi yang diberlakukan pemerintah diharapkan dapat mempertahankan situasi serta aktivitas ekonomi yang sudah lebih baik dibandingkan semester pertama 2021.

Pada sektor riil, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Desember 2021 tercatat sebesar 118,3 atau berada pada area optimis, relatif stabil dibandingkan dengan indeks pada November 2021 yang sebesar 118,5. Secara triwulanan, IKK triwulan IV 2021 tercatat sebesar 116,8, meningkat dibandingkan 84,3 pada triwulan III 2021, maupun 89,2 pada triwulan IV 2020.

Tetap kuatnya optimisme konsumen pada Desember 2021 ditopang oleh persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia saat ini yang meningkat.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT