Lo Kheng Hong Ogah Lirik Saham Bank Digital: Kayak Beli Bajaj Harga Mercy

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Rabu, 09 Feb 2022 11:08 WIB
Lo Kheng Hong/Dok Pribadi
Foto: Lo Kheng Hong/Dok Pribadi
Jakarta -

Investor Lo Kheng Hong mengaku tidak ingin berinvestasi di sektor bank digital. Sebagai investor, ia sangat memilah-milah dalam berinvestasi.

"Di portofolio saya sama sekali tidak ada perusahaan digital, sangat mengerikan buat saya sebagai seorang value investor," katanya, saat bincang virtual yang diselenggarakan BCA, Selasa (08/02/2022) malam.

Pria yang dijuluki Warren Buffett Indonesia Indonesia ini membandingkan perbedaan perusahaan digital seperti bank digital dengan bank pada umumnya yang menjadi pilihannya.

"Tidak mungkin dong saya beli bank kecil (digital), bank kecil aset di bawah Rp 10 triliun tapi price to book 50 kali. Sedangkan ada bank yang asetnya Rp 200 hingga Rp 300 triliun price to book hanya 0,5. Jadi, tidak mungkin saya beli perusahaan digital," katanya.

Menurutnya, rasio 50 kali itu tinggi sekali. Dia pun ogah melirik saham bank digital.

Apabila membeli perusahaan digital, Lo Kheng mengibaratkan seperti membeli Bajaj yang dijual dengan harga Mercy.

"Bajaj dijual harga Mercy saya tidak mau beli. Tapi kalau Mercy yang dijual harga Avanza saya mau beli," katanya.



Simak Video "Yang Perlu Kamu Tahu Seputar Bank Digital Allo Bank"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)