IHSG Akhirnya Tumbang 27 Poin
Jumat, 12 Mei 2006 16:54 WIB
Jakarta -
Pasar saham Bursa Efek Jakarta (BEJ) akhirnya tumbang, setelah empat hari terakhir terus naik ke posisi tertingginya. Pada penutupan akhir pekan Jumat (12/5/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok hingga 27,282 poin (1,76%) pada level 1.525,780.Investor akhirnya menjual saham-saham ungulan untuk meraih gain, seperti yang menimpa saham Astra Internasional dan Perusahaan Gas Negara. Penurunan indeks ini juga mengikuti turunnya saham regional seperti Indeks Nikkei dan saham di wall street. Namun penurunan ini dianggap wajar sebagai koreksi atas indeks yang terus menerus naik. Indeks LQ-45 turun 6,880 poin pada level 340,063, Jakarta Islamic Index (JII) turun 4,173 poin (1,5%) pada level 274,510, Main Board Index (MBX) turun 8,201 poin pada level 422,838 dan Development Board Index (DBX) turun 2,481 poin pada level 283,716.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 27.984 kali, pada volume 2,837 miliar miliar unit saham, senilai Rp 2,534 triliun. Dari jumlah saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 25 saham naik, 105 saham turun dan 72 saham stagnan.Saham-saham yang anjlok harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 450 menjadi Rp 11.650, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 400 menjadi Rp 13.450, United Tractors (UNTR) turun Rp 200 menjadi Rp 5.900, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 175 menjadi Rp 4.500, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 150 menjadi Rp 7.000, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 125 menjadi Rp 2.125, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 100 menjadi Rp 3.900, Berlian Laju Tanker (BLTA) turun Rp 55 menjadi Rp 2.075 dan Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 8.250.Sedangkan saham-saham yang masih mencatat kenaikan harga di top gainer antara lain, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp 20 menjadi Rp 1.060, Indosiar Karya Medika (IDKM) naik Rp 20 menjadi Rp 430, Matahari Putra Prima (MPPA) naik Rp 10 menjadi Rp 980, Bakrie Telecom (BTEL) naik Rp 5 menjadi Rp 195, dan Bakrie Development (ELTY) turun Rp 5 menjadi Rp 250.
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
