Investor Jepang Caplok 25% Saham Emiten Penyedia Energi RI

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 16 Feb 2022 16:17 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Investor asal Jepang, TEPCO Renewable Power, Inc. resmi mengakuisisi 25% saham PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN). Nilai akuisisi 25% saham disepakati senilai Rp 394,12 miliar.

Melalui kesepakatan akuisisi, TEPCO RP yang merupakan investor strategis asal Negeri Sakura, Jepang resmi memilih KEEN sebagai afiliasi dalam pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia.

Akuisisi saham KEEN merupakan langkah strategis TEPCO RP dan terobosan besar bagi TEPCO RP. "Karena langkah ini menandai investasi pertama TEPCO Renewable Power, Inc. di perusahaan energi baru terbarukan di luar negeri di luar Jepang yang mengelola beberapa perusahaan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan," kata Presiden Direktur TEPCO RP, Fubasami Seiichi dalam keterangan resmi, Rabu (16/2/2022).

Pasca akuisisi, komposisi pemegang saham KEEN masing-masing TEPCO RP 25%, PT Paramata Indah Lestari (PIL) selaku pendiri 30,3%, serta pemegang saham lain (termasuk publik) sebesar 44,7%. Sebelum akuisisi, porsi PT PIL 30,3% dan pemegang saham lain, termasuk publik, sebesar 69,7%.

Wapresdir KEEN, Wilson Maknawi mengatakan, kehadiran TEPCO RP menjadi jawaban atas upaya manajemen dalam 2-3 tahun terakhir dalam rangka mengembangkan bisnis Perseroan. "TEPCO RP dipilih menjadi investor strategis karena punya kesamaan visi dengan KEEN dalam mengembangkan energi hijau sekaligus memberi nilai tambah bagi pemegang saham Perseroan," ujar Wilson Maknawi.

Pada sisi lain, terobosan TEPCO RP juga didasari keyakinan bahwa KEEN menjadi mitra yang tepat untuk pengembangan potensi energi baru terbarukan di Indonesia. Di mata TEPCO RP, KEEN sudah terbukti sebagai perusahaan energi baru terbarukan yang fokus pada pembangkit listrik tenaga air. Hal ini dibuktikan dengan pengembangan tiga anak perusahaan pembangkit listrik tenaga air.

Melalui kehadiran investor strategis, akan memantapkan langkah KEEN yang dalam jangka pendek akan membangun pembangkit listrik tenaga air baru dengan total kapasitas 200MW. "Sedangkan dalam jangka menengah-panjang, KEEN akan berencana mengembangkan proyek-proyek baru di bidang energi baru terbarukan dengan target kapasitas sekitar 500MW," lanjut Wilson Maknawi.

TEPCO RP menjadi mitra sangat strategis bagi KEEN karena terbukti sangat berpengalaman di bisnis energi baru terbarukan. Salah satu unit bisnis TEPCO RP yang prestisus seperti Kannagawa Hydro Power Plant, terletak di Gunma Prefecture, Jepang. TEPCO RP juga berkomitmen selain menghadirkan pemahaman baru di bidang energi baru terbarukan, juga teknologi baru di bidang operasi maupun pemeliharaan.

"Sejauh ini kami telah berkembang selama bertahun-tahun melalui bisnis pembangkit listrik tenaga air kami di Jepang, kami akan berkontribusi pada pengoperasian pembangkit listrik tenaga air yang ada yang dioperasikan oleh anak perusahaan KEEN. TEPCO RP sedang mempertimbangkan untuk berpartisipasi dalam pengembangan, pembangunan, dan pengoperasian proyek energi baru dan terbarukan di Indonesia," kata Fubasami Seiichi.

Wilson Maknawi mengatakan, kehadiran TEPCO RP diharapkan juga berdampak strategis pada kinerja Perseroan. Tahun ini, KEEN menargetkan bisa membukukan pendapatan sebesar US$ 21,5 juta dan laba bersih sebesar US$ 8,1 juta.

"Target pendapatan dan laba tahun 2022 termasuk estimasi konservatif karena belum memperhitungkan pendapatan lainnya yang akan dicapai selama tahun 2022. Pendapatan dimaksud seperti tambahan dari proyek PLTM 10 MW, akuisisi proyek biomassa 5 MW, dan proyek solar PV 1,3 MW," timpal Direktur Keuangan KEEN, Giat Widjaja.

Sementara itu, selama 2021 Perseroan diprediksi bisa meraih pendapatan hingga US$ 37,5 juta dan laba tahun berjalan sebesar USD 5,1 juta. Sampai dengan kuartal III-2021, pendapatan KEEN tercatat US$ 26,6 juta dan laba bersih US$ 3,1 juta.



Simak Video "3 Hal yang Harus Diselesaikan Twitter untuk Yakinkan Elon Musk"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)