Siap-siap! Anak Usaha Properti Adhi Karya Mau IPO Minggu Depan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 17 Feb 2022 21:45 WIB
Adhi Karya Commuter Property
Foto: Dok ADCP
Jakarta -

Anak usaha Adhi Karya, PT Adhi Commuter Properti (ADCP) berencana untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang bergerak di bidang properti ini akan melakukan penawaran saham sebanyak 10% atau sekitar Rp 288,8 miliar.

Saat ini, ADCP sedang melakukan penawaran umum pertama yang dilakukan sejak Rabu 16 Februari 2022 kemarin. Perusahaan pun sempat mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 14,4 kali.

Sekretaris Perusahaan Adhi Commuter Properti Adi Sampurno menjelaskan pihaknya sudah melakukan penjatahan terpusat yang terkumpul di hari pertama penawaran umum. Angka ini akan terus bertambah mengingat proses penawaran umum masih akan berlangsung sampai Senin, 21 Februari 2022.

"Kami terus berupaya mempercepat berbagai proyek sesuai dengan rencana untuk memastikan fundamental bisnis perusahaan semakin kuat," kata Adi dalam keterangannya, Kamis (17/2/2022).

Sementara itu untuk proses IPO ADCP prosesnya saat ini sedang menyelesaikan beberapa tahapan akhir sebelum resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

Adapun timeline IPO ADCP dimulai sejak pernyataan efektif pada 15 Februari, kemudian memasuki tahapan penawaran umum pada 16-21 Februari. Kemudian masa penjatahan dilakukan pada 21 Februari, dan terakhir pencatatan perdana saham di bursa akan dilakukan pada 23 Februari 2022 mendatang.

ADCP juga mengadakan program opsi kepemilikan saham kepada manajemen dan karyawan maksimal 2% dari jumlah modal disetor. Program ini merupakan bentuk penghargaan atas pencapaian kinerja para pegawai.

Saat ini ADCP memiliki 12 portofolio proyek. Dari 12 proyek yang dimiliki perusahaan, diantaranya telah selesai dibangun dan sudah dipasarkan.

Proyek tersebut antara lain hunian tipe studio LRT City Bekasi - Eastern Green dan Green Avenue, serta Cluster Bhumi Anvaya Adhi City Sentul. Tahun ini, perusahaan berencana melakukan serah terima tower Saphire Cisauk Point - Member of LRT City, tower Bandoneon - LRT City Jatibening, tower Azure - LRT City Ciracas, Cluster Bhumi Svarga Adhi City Sentul.

Analis saham dari Asosiasi Analis Efek Indonesia Reza Priyambada menyatakan langkah IPO ADCP di awal tahun akan turut mendorong pengembangan dan penyelesaian proyek-proyek perusahaan. Bisnis ADCP yang mengembangkan hunian berbasis transportasi massal juga dinilai memiliki keunikan dibandingkan pengembang lain.

"Kalau apartemen dekat stasiun selama ini sudah banyak tetapi yang terhubung langsung belum ada. Selain itu, dalam dua tahun belakangan animo investor di pasar modal juga meningkat, kemungkinan ADCP memanfaatkan momentum ini. Jadi saya kira prospeknya baik meski tetap investor akan melihat kembali kinerja ADCP," kata Reza.

(hal/dna)