DPR Minta Klarifikasi Pemerintah Soal Penjualan Saham Cemex
Senin, 15 Mei 2006 18:51 WIB
Jakarta - DPR meminta klarifikasi pemerintah atas rencana penjualan 24,9 persen saham Cemex di PT Semen Gresik Tbk. Surat permintaan klarifikasi itu sudah dilayangkan DPR kepada pemerintah melalui Menkeu dan Menneg BUMN pada 10 Mei lalu."Itu klarifikasi saja mengenai rencana penjualan saham Cemex ke Rajawali. Cemex kan dulu menawarkan terlebih dahulu kepada pemerintah, dan pemerintah belum memberikan jawaban," Ketua Komisi XI DPR Awal Kusumah di Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/5/2006).DPR berharap pemerintah bisa memberi kesempatan kepada pemda maupun BUMN untuk membeli saham Cemex. Namun dalam surat itu tidak disebutkan saran dari DPR mengenai apa yang harus dilakukan pemerintah, apakah membeli saham Cemex atau menawarkan kepada investor lain."Kita hanya mengklarifikasi saja, apakah benar akan menjual saham. Kalau memang pemerintah tidak mau membeli, apa alasannya?" tegas Awal.Menkeu Sri Mulyani mengatakan, dirinya akan mengkaji dulu rencana penjualan saham tersebut. "Nanti kita lihat, kan tanggalnya belum ada," tegasnya.Sementara anggota Komisi XI DPR Rizal Djalil mengatakan, pemerintah harus tegas apakah akan membeli saham Cemex atau menawarkan saham tersebut ke investor lain. "Kalau tidak ingin mengambil, ya ditender terbuka. Jangan ujug-ujug Rajawali," ujar Rizal.Politisi dari PAN ini juga mempertanyakan harga penawaran saham oleh Cemex yang tiba-tiba jatuh dari US$ 500 juta menjad US$ 337 juta.
(qom/)











































