Capital Inflow Mulai Masuk Lagi, Rupiah Semakin Membaik

Capital Inflow Mulai Masuk Lagi, Rupiah Semakin Membaik

- detikFinance
Rabu, 17 Mei 2006 14:29 WIB
Jakarta - Aliran modal masuk alias capital inflow kini sudah mulai masuk kembali. Nilai tukar rupiah pun diharapkan terus membaik.Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah mengakui sempat ada aliran modal yang keluar dalam rangka ambil untung atau profit taking. Hal itu menyebabkan nilai tukar rupiah sempat melemah ke level 9.400 per dolar AS."Tapi mereka memperhatikan tidak ada hal yang fundamental yang mengarah pada pelemahan yang terus menerus, dan karenanya sekarang sudah mulai reda," ujar Burhanuddin di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (16/5/2006).Burhanuddin melihat saat ini sudah mulai terjadi net buying. "Kita lihat ada pembelian Surat Utang Negara (SUN) dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan eksportir yang menjual dolar. Eksportir sebagian menjual dolar yang jumlahnya sekitar US$ 200 juta," ujarnya.Yang pasti, lanjut Burhanuddin, BI akan terus berada di pasar untuk memastikan nilai tukar rupiah tidak bergejolak. "Ke depan, BI tetap jaga interest rate differential agar tetap menarik bagi investor dan eksportir Indonesia. Itu tetap diperhatikan," tambahnya.BI dan pemerintah juga telah sepakat untuk menjaga konsistensi kebijakan dan terus memperbaiki iklim investasi. "Karena apabila stabilitas bisa kita tarik beberapa bulan ke depan dan appetite investor meningkat, kegalauan pasar yang seperti ini tidak terlalu mengkhawatirkan," jelasnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads