Rusia Terancam Gagal Bayar Utang!

Iffa Naila Safira - detikFinance
Jumat, 18 Mar 2022 19:00 WIB
Sejumlah negara Barat mengenakan sanksi ekonomi kepada Rusia. Akibatnya, mata uang rubel langsung turun hingga 30 persen. Warga ramai-ramain menarik uang sebelum makin tumbang,
Foto: AP/Alexander Zemlianichenko Jr
Jakarta -

Begitu banyak sanksi yang diterima Rusia, menambah kesulitan untuknya membayar utang-utang yang ada. Hal ini diketahui dari data penyedia indeks saham terkemuka di dunia, Standard & Poor's (S&P) yang menurunkan peringkat utang Rusia dari 'CCC' menjadi 'CC'.

Penurunan tingkat ini karena Rusia melaporkan kesulitannya dalam memenuhi pembayaran utang Eurobond 2023 dan 2043 dengan dolar Amerika Serikat (AS).

Kesengsaraan Rusia ini juga berasal dari cadangan devisanya yang dibekukan dan akses yang sulit ke sistem keuangan global akibat sanksi-sanksi dari negara Barat, setelah invasinya ke Ukraina.

"Meskipun pernyataan publik oleh Kementerian Keuangan Rusia menunjukkan kepada kami bahwa pemerintah saat ini masih berusaha untuk mentransfer pembayaran kepada pemegang obligasi, kami berpikir bahwa pembayaran utang Eurobond Rusia yang jatuh tempo dalam beberapa minggu kedepan mungkin menghadapi kesulitan teknis yang sama," kata S&P, dikutip dari Reuters, Jumat (18/3/2022).

Lembaga pemeringkat sejenis, yaitu Fitch dan Moody's juga khawatir tentang kemampuan Rusia dalam membayar utang-utangnya.

Finch mengatakan peringkat Rusia bisa turun lagi menjadi 'default terbatas' apabila pembayarannya tidak dilakukan dalam dolar AS dan melebihi tenggat waktu yang ditentukan dalam persyaratan aslinya yaitu dalam 30 hari.

Default sendiri bisa terjadi ketika peminjam uang pemerintah tidak dapat membayar sesuai jatuh tempo yang sudah ditentukan.

Dalam peminjaman uang ke sebuah negara, pemerintah menerbitkan obligasi yang secara tidak langsung merupakan surat janji untuk membayar utang. Dalam obligasi itu, terdapat tambahan persenan bunga yang sudah ditentukan ketika melewati jatuh tempo.

Simak Video: Kota Kiev Dikepung Militer Rusia, Bangunan Tempat Tinggal Hancur

[Gambas:Video 20detik]



(dna/dna)