Perang Rusia-Ukraina Bikin Pasar Bergejolak, Investasi Apa yang Aman?

ADVERTISEMENT

Perang Rusia-Ukraina Bikin Pasar Bergejolak, Investasi Apa yang Aman?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 22 Mar 2022 19:45 WIB
Ilustrasi Menabung dan Investasi
Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Perang Rusia-Ukraina membuat pasar bergejolak. Tak terkecuali pada pasar keuangan global. Hal ini tercermin dari VIX Index yang semakin tinggi.

VIX Index sendiri sering digunakan untuk menggambarkan kecemasan investor. Semakin tinggi VIX Index artinya volatilitas pasar makin tinggi.

"Sepanjang YTD, pergerakan VIX Index mengalami kenaikan seiring memanasnya situasi antara kedua negara. Per tanggal 28 Februari 2022, level VIX Index mencapai 30,74 yang mengidentifikasikan volatilitas dan tingginya risiko pasar," tulis analisa PT Insight Investments Management (Insight) yang dikutip detikcom, Selasa (22/3/2022).

Hal lain yang dapat menimbulkan volatilitas pasar adalah potensi ketegangan di Eropa yang semakin meningkat apabila Amerika Serikat dan NATO ikut terjun dalam perang Rusia-Ukraina untuk menekan agresi militer yang ada.

Indonesia terdampak secara ekonomi dengan meningkatnya inflasi pada sektor energi, transportasi, juga pangan dalam negeri karena Indonesia merupakan negara importir minyak dan batubara yang merupakan sumber pembangkit listrik PLN.

Insight sendiri menyarankan agar investor mencari investasi yang lebih aman. Salah satunya adalah reksa dana pasar uang syariah.

Insight sendiri menawarkan produk Reksa Dana Pasar Uang Insight Money Syariah (I-Money Syariah) sebagai pilihan investasi berdurasi pendek yang diklaim bisa mencatatkan pengembalian selama satu tahun sebesar 4,49%.

"Reksa Dana Pasar Uang I-Money Syariah berfungsi sebagai sarana diversifikasi dan memiliki keunggulan kinerja dibandingkan Infovesta Sharia Money Fund Index yang merupakan benchmark-nya," ujar Head of Investment PT Insight Investment Management Camar Remoa.

Camar mengatakan produk reksa dana I-Money Syariah telah membukukan pengembalian selama 1 tahun per Februari 2022 sebesar 4,49%. Selain itu I-Money Syariah juga telah tumbuh sebesar 41,40% sejak peluncurannya.

Reksa dana I-Money Syariah juga diklaim memiliki indikasi net running yield dimana net rate dengan rate time deposit pada Bank BDP Syariah maupun Bank Buku 3 Syariah, berada di kisaran 2,20% - 2,48% dan 1,40% - 3,60%. Sedangkan, indikasi net running yield pada reksa dana I-Money Syariah sebesar 4,00% - 5,00%.



Simak Video "Stok Mobil Bekas Sulit, Rusia Pilih Impor Mobil Bekas dari Jepang"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT