Jajaran Direksi Ditambah
Dividen Bank Mandiri Rp 14,8
Senin, 22 Mei 2006 18:06 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk, akan membagikan dividen tahun buku 2005 sebesar Rp 14,8 per saham atau total Rp 301,608 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 50 persen dari perolehan laba bersih tahun 2005 sebesar Rp 603,37 miliar."Pembagiannya akan dibicarakan besok dalam rapat dewan komisaris," kata Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardoyo usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Gedung Bapindo, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (22/5/2006).DireksiRUPS juga memutuskan menambah jajaran direksi menjadi 11 orang dari semula hanya 6 direksi. 5 nama baru kini masuk di barisan direksi sedangkan satu nama yakni Direktur Treasury JB Kendarto diberhentikan dengan hormat. Lima direksi baru tersebut yakni Sentot Sentausa, Thomas Arifin, Budi Sadikin, Bambang Setiawan dan Riswinandi. Sedangkan, Edwin Gerungan yang menjabat Komisaris Utama juga ditunjuk menjadi komisaris independen."Kami akan melakukan rapat direksi besok (23/5) untuk membahas pembidangan lima direksi yang baru tersebut," kata Agus.Menurutnya, jumlah direksi sebanyak 11 orang saat ini tidaklah terlalu gemuk karena Mandiri memiliki masalah besar dengan kredit bermasalah. Pengangkatan direksi ini untuk memperkuat manajemen dan dalam rangka penyelesaian kredit macet Bank Mandiri. "Bank yang besarnya sepersepuluh dari Bank Mandiri saja direksinya sebelas, jadi wajar kalau Bank Mandiri sebanyak ini. Disamping itu masalah NPL kita tidak hanya di balance sheet," ujar Agus.Menurutnya, saat ini tercatat Rp 22 triliun kredit bermasalah yang sudah dihapus buku namun belum dihapus tagih. Hal ini karena Bank Mandiri sebagai bank pemerintah tidak bisa melakukan hapus tagih.
(ir/)











































