ADVERTISEMENT

WIKA Kantongi Kontrak Baru Rp 9,3 T, Naik 99,4%

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 12 Apr 2022 19:45 WIB
BUMN PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dipercaya pemerintah Aljzair membangun hunian di negara benua Afrika itu. Yuk intip proyeknya.
Foto: Wijaya Karya
Jakarta -

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp 9,28 triliun hingga pekan terakhir Maret atau naik 99,41% dibandingkan periode yang sama pada 2021.

Perolehan kontrak baru tersebut mencapai 21,79% dari target kontrak baru tahun 2022 sebesar Rp 42,57 triliun. Komposisi perolehan kontrak baru tahun 2022 ini ditargetkan 67% berasal dari induk dan 33% dari entitas anak.

Pemulihan ekonomi pasca menurunnya tren penularan COVID-19 menjadi sinyalemen sekaligus momentum peluang bagi perusahaan konstruksi pelat merah itu dalam menunjukkan kinerja positif.

"WIKA ingin seluruh elemen, pulih bersama, menjadi lebih kuat, dan bangkit dari keterpurukan akibat pandemi pada dua tahun terakhir. Kerja sama dan inklusivitas yang telah dilakukan semua pihak bisa menjadi jawaban sekaligus solusi pemulihan," kata Direktur Utama Wika, Agung Budi Waskito melalui siaran pers, Selasa (11/4/2022).

Kinerja positif perusahaan salah satunya diproyeksikan datang dari momentum perhelatan G20, di mana Indonesia ditunjuk sebagai Presidensi pada November tahun ini. Untuk menunjang perhelatan internasional tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah infrastruktur guna mendukung kesuksesan pertemuan yang akan dihadiri oleh berbagai kepala negara anggota G20, salah satunya Revitalisasi Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Berkonsorsium dengan PTPP, WIKA mendapat kepercayaan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melaksanakan Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Design and Build Revitalisasi Fasilitas Pangkalan Tentara Nasional Angkatan Udara/Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Pada proyek tersebut, Konsorsium akan melaksanakan revitalisasi dengan cakupan pekerjaan airside dan landside yang meliputi penyehatan landas pacu (runway) dan landas hubung (taxiway), peningkatan kapasitas landas parkir (apron) pesawat naratama dan naratetama.

Bandar Udara Halim Perdanakusuma akan menggunakan aspal PG 76 dengan kualitas terbaik sehingga akan semakin memuluskan penerbangan yang berlangsung di bandara tersebut. Revitalisasi juga mencakup renovasi gedung naratama dan naratetama, renovasi bangunan operasi, perbaikan sistem drainase di dalam bandara dan penataan fasilitas lain.

Sementara itu, perusahaan mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp 26,81 triliun pada 2021, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya Rp 23,37 triliun. Wika juga membukukan laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk dan disetujui oleh RUPST sebesar Rp 117,66 miliar.



Simak Video "Nyanyikan 'Mari Bercinta', Wika Salim Bikin Warganet Ketar-ketir"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT