Satu Lagi Emiten Properti Masuk Bursa, Prospek Bisnisnya Bikin Kepo

Tim Detikcom - detikFinance
Senin, 25 Apr 2022 11:17 WIB
Ilustrasi saham
Foto: Getty Images/iStockphoto/guvendemir
Jakarta -

Perusahaan properti PT Winner Nusantara Jaya Tbk melakukan initial public offering (IPO) hari ini. Sebanyak 1,5 miliar saham dilepas ke publik.

Besaran saham yang ditawarkan tersebut setara dengan 28,65% (dua puluh delapan koma enam puluh lima persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan, dengan harga Rp 100 per saham. Perseroan menunjuk PT Artha Sekuritas Indonesia selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek (Underwriter).

Direktur Utama Winner Nusantara Jaya Yusmen Liu menargetkan dana yang diraup dari hasil IPO ini sebesar Rp 150 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja dan mengerjakan beberapa proyek.

"Dana yang diperoleh dari hasil IPO sebesar Rp 150 miliar setelah dikurangi dengan biaya IPO, sebesar sekitar Rp 100 miliar akan digunakan untuk pembelian tanah seluas sekitar 10 hektar di wilayah kota Batam dan sekitar Rp 30 miliar untuk pembelian tanah di wilayah Bogor seluas sekitar 7.000 meter," katanya dalam keterangan resmi, Senin (25/4/2022).

Dikatakannya, pembelilan tanah tersebut akan meningkatkan jumlah land bank yang telah dimiliki Perseroan saat ini sehingga dapat mendukung rencana ekspansi Perseroan di masa yang akan datang. Sedangkan sisa nya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan dan Entitas Anak.

"Dengan diperolehnya dana dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan, maka selain penambahan jumlah persediaan tanah, Perseroan juga akan memiliki struktur permodalan yang semakin sehat," ujarnya.

Bersamaan dengan penawaran umum saham ini, Perseroan juga menerbitkan Waran Seri I yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi calon investor yang membeli saham dalam Penawaran Umum Perseroan ini. Setiap pemegang 15 (lima belas) saham baru Perseroan berhak memperoleh 13 (tiga belas) waran dimana setiap 1 (satu) waran memberikan hak kepada pemegang untuk membeli 1 (satu) saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portapel. Waran yang diterbitkan mempunyai jangka waktu selama 3 (tiga) tahun. Dana hasil pelaksanaan warran Seri I akan digunakan untuk penambahan modal kerja.

Perseroan telah mendapatkan izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 14 April 2022.

Selama masa penawaran umum tanggal 19 - 21 April 2022, saham PT Winner Nusantara Jaya Tbk mendapatkan minat yang cukup positif dari para investor dan seluruh saham yang ditawarkan dapat terserap dengan baik, bahkan mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 64,2 kali dari nilai penjatahan terpusat.

(zlf/dna)