Kejar Rp 3,75 T dari Surat Utang, Adhi Karya Klaim Oversubscribed

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 27 Apr 2022 23:18 WIB
PT Adhi Karya (Persero) memasang U-Shaped Girder terakhir di jalur kereta LRT Jabodebek. U-Shape Girder itu merupakan yang pertama dan terpanjang di Indonesia.
Ilustrasi/Foto: Dok. Adhi Karya (Persero): Proyek LRT Jabodebek garapan Adhi Karya
Jakarta -

PT Adhi Karya (Persero) Tbk mendapatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) pada Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan (PUB) III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022. Dari rencana sebanyak Rp 3,75 triliun, pemesanan dari hasil bookbuilding mencapai hampir Rp 4 Triliun.

"Hal ini menunjukkan minat investor terhadap aksi korporasi tersebut sangat tinggi yang menunjukkan kepercayaan investor terhadap kinerja ADHI yang mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19 dan tetap optimistis untuk terus bertumbuh di masa mendatang," demikian pernyataan Adhi Karya, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (17/4/2022).

PUB III ADHI Tahap III ini untuk memperbaiki debt profiling serta penyediaan modal kerja. Skema tersebut dilakukan dengan pembagian penggunaan dana untuk refinancing obligasi yang akan jatuh tempo, serta untuk modal kerja Perseroan, yang terdiri dari proyek pembangunan tol, sarana perkeretaapian, gedung, energi, industri dan proyek pembangunan infrastruktur lainnya.

Obligasi tersebut diterbitkan dalam tiga seri. Seri A untuk tenor 3 tahun senilai Rp1,29 Triliun, seri B untuk tenor 5 tahun senilai Rp0,67 Triliun, dan seri C untuk tenor 7 tahun senilai Rp1,79 Triliun.

Dengan tambahan pendanaan ini, selain untuk lebih mudah melakukan debt profiling dan matching fund proyek-proyek jangka panjang, ADHI juga memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk menyelesaikan proyek yang telah dipercayakan kepada ADHI sekaligus menangkap peluang proyek-proyek baru.

(hns/hns)