ADVERTISEMENT

Saham GoTo Disebut Kemahalan, Ini Kata Boy Thohir

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Sabtu, 30 Apr 2022 11:30 WIB
Bos Adaro, Garibaldi Thohir atau Boy Thohir menjadi salah satu komisaris Grup Gojek. Begini gayanya saat memakai jaket Gojek.
Foto: gojek
Jakarta -

Penawaran saham umum ke publik atau initial public offering (IPO) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk awalnya ditunggu-tunggu banyak orang. Informasi mengenai IPO GoTo pun mudah ditemui di berbagai media.

Namun, kinerja saham GoTo belakangan turun bahkan sampai di bawah harga yang ditawarkan ke publik yakni Rp 338 per saham. Isu saham GoTo kemahalan kemudian mengemuka ke publik.

Komisaris Utama GoTo Gojek Tokopedia Garibaldi Thohir pun buka suara. Pria yang akrab disapa Boy Thohir ini menepis jika saham GoTo kemahalan.

"Saya rasa nggak, karena kalau saham-saham teknologi kan harus lihat prospek ke depan," katanya dalam program Ask d'Boss detikcom, Sabtu (30/4/2022).

Dia menjelaskan, untuk melihat suatu saham harus dibandingkan dengan perusahaan sejenis. Demikian juga dengan GoTo.

"Kalau kita lihat, valuasi GoTo dan harga saham GoTo dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan yang sudah listing di luar negeri. Itu jauh, jauh dalam arti itu turun," katanya.

Menurut Boy, membandingkan GoTo dengan perusahaan sejenis merupakan tolak ukur yang tepat.

"Karena benchmark harus perusahaan sejenis. Nggak bisa misalnya GoTo dibandingkan dengan Adaro, nggak bisa. Tentu dibandingkan dengan perusahaan sejenis," tambahnya.

(acd/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT