ADVERTISEMENT

Saham Alibaba 'Menjerit' Dengar Kabar Jack Ma Ditangkap Polisi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 04 Mei 2022 20:00 WIB
Pendiri Alibaba Jack Ma kembali tiarap setelah sempat hilang dari publik, mengapa demikian?
Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Seseorang dengan nama belakang Ma ditangkap Kepolisian Hangzhou, China, awal pekan ini. Orang yang ditangkap itu disebut-sebut adalah Jack Ma, pendiri perusahaan e-commerce China Alibaba.

Dilansir dari Forbes, Rabu (4/5/2022), laporan media lokal CCTV, orang yang bernama belakang Ma itu ditangkap atas tuduhan tindakan kriminal. Orang tersebut menjadi sasaran polisi Hangzhou sejak pekan lalu.

Menurut laporan tersebut, orang bernama Ma itu mendapatkan tuduhan menghasut subversi kekuasaan negara melalui internet dan melakukan kegiatan yang membahayakan keamanan nasional. Penyelidikan menyeluruh masih sedang berlangsung.

Berita ini menimbulkan spekulasi dari outlet media lokal di China dan Hong Kong. Diyakini orang bernama Ma yang ditangkap Polisi itu adalah Jack Ma. Apalagi penangkapan pun dilakukan di sekitar kota Hangzhou yang merupakan markas utama Alibaba.

Sejalan dengan hebohnya berita tersebut, saham Alibaba langsung anjlok sebanyak 9,4% pada perdagangan di hari Selasa pagi. Alibaba sampai harus kehilangan US$ 26 miliar atau sekitar Rp 374,4 triliun (dalam kurs Rp14.400) pada kapitalisasi pasarnya.

Harga saham Alibaba rebound setelah CCTV mengeluarkan koreksi bahwa nama depan orang tersebut memiliki dua karakter. Menyiratkan belum tentu Jack Ma yang ditangkap.

Secara terpisah, tabloid Global Times melaporkan orang bernama Ma yang ditangkap itu sebetulnya bukan Jack Ma. Orang itu adalah direktur departemen penelitian dan pengembangan perangkat keras dari sebuah perusahaan IT.

Jack Ma telah lama menghilang dari hadapan publik, hal itu dilakukan setelah dirinya bermasalah dengan regulator China dan berujung pada kegagalan IPO salah satu lini usahanya, perusahaan fintech bernama Ant Group. Tak lama setelah kegagalan IPO, Ma secara efektif menghilang dari mata publik.

(hal/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT