Dolar AS Jadi Raja di Dunia Hari Ini

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 09 Mei 2022 16:59 WIB
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih berada di level Rp 14.100. Dolar AS sempat tersungkur dari level Rp 14.500an hingga ke Rp 14.119 pada Sabtu pekan lalu.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Hari ini indeks dolar AS menguat 9% ke level tertinggi terhadap 6 mata uang utama dunia. Penguatan ini merupakan yang tertinggi sejak 20 tahun yang lalu pada 2002.

Kenaikan itu bersamaan saat inflasi dunia yang melonjak, terjadi perang Rusia dan Ukraina, dan lockdown terkait tingginya kasus COVID-19 yang dilakukan China di beberapa kota seperti Beijing dan Shanghai.

Dolar Australia turun 1% menjadi US$0,6999, terendah sejak Februari. Sterling dan dolar Selandia Baru mencapai posisi terendah sejak 22-bulan, sementara euro dan yen turun gila gilaan terhadap dolar AS.

Kuatnya dolar AS karena pasar saham yang merosot baru-baru ini. Hal itu menjadi tanpa investor mencari perlindungan atas portofolionya. Mengutip dari Reuters, Senin (9/5/2022).

Dolar AS naik 0,3% ke level tertinggi sejak 2019 terhadap Swiss franc. Dolar AS terhadap euro naik ke level US$ 1,0508. Sementara pound sterling turun 0,5% ke level terendah sejak pertengahan 2020 terhadap dolar AS. Dolar Kanada mencapai level terendah sejak Desember.

Sementara terhadap rupiah, dolar AS berada di rentang Rp 14.401 hingga RP 14.551 menurut data RTI.

Saat indeks dolar AS menguat, cryptocurrency babak belur. Bitcoin mengalami penurunan tajam kini di level US$ 33.500. Sementara ether, yang turun 4% pada hari Minggu, berada di US $2.440.



Simak Video "Pagi Ini, Dolar AS 'Perkasa' Tapi Dibungkam Rupiah"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)