Belanja Masyarakat Mulai Bergairah Lagi, Laba Emiten Voucher Melejit 253%

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Minggu, 19 Jun 2022 16:30 WIB
Pekerja berjalan dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/4/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Jumat (8/4) sore ditutup naik 83,46 poin atau 1,17 persen menembus level  7.210. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Jakarta -

Perusahaan pelopor dan aggregator voucher digital, PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) berhasil membukukan peningkatan laba bersih hingga 253% sepanjang tahun 2021. Hal ini tentu saja didukung dengan adanya kenaikan penjualan secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur PT Trimegah Karya Pratama Tbk. Riky Boy Permata mengungkapkan UVCR mengalami pertumbuhan pendapatan dari Rp338 miliar di tahun 2020 melejit ke Rp989 miliar di tahun 2021 atau 177%. Kenaikan tersebut disebabkan adanya akselerasi digital yang terjadi di Indonesia karena pandemi di seluruh belahan dunia. Distribusi produk di channel e-commerce menjadi salah satu penyumbang pendapatan terbesar UVCR di tahun 2021 sehingga meningkatkan laba kotor UVCR sebesar 127% dibanding 2020 year on year.

"Pola belanja pelanggan/customer behaviour melalui portal belanja online yang semakin beragam menjadi salah satu faktor meningkatnya pendapatan UVCR hampir 3x lipat dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, adanya proses kerja sama yang dilakukan perseroan guna memudahkan pelayanan bagi pelanggan saat pandemi juga turut membuat pelanggan setia maupun yang baru terus menggunakan Ultra Voucher," ungkap Riky.

Tahun 2021, lanjutnya, menjadi momentum penting bagi UVCR karena selain berhasil membukukan kenaikan pendapatan tersebut, UVCR juga membukukan kenaikan laba kotor juga laba bersih yang signifikan dibandingkan tahun 2020. "Adanya pengelolaan kegiatan operasional yang efektif, diiringi dengan pemanfaatan sumber daya perusahaan yang cermat, perseroan juga mampu menghasilkan peningkatan laba operasional sebesar 129%," ucapnya.

"Sebagai perusahaan voucher digital terbesar di Indonesia, UVCR terus mengedepankan riset kebutuhan pelanggan agar di tahun 2022 dapat menghasilkan pendapatan dan laba yang lebih tinggi. Tentu saja didukung oleh persiapan dan strategi yang telah dilakukan tahun 2022 ini untuk menyongsong tahun 2023 yang lebih baik lagi dari sebelumnya," tutupnya.

(dna/dna)