Arsitek Aplikasi Gojek Jadi Komisaris Blue Bird

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 24 Jun 2022 16:42 WIB
Alamanda Shantika, CEO dan Founder Binar Academy
Foto: instagram.com/alamandas/
Jakarta -

Alamanda Shantika Santoso kini berlabuh ke Blue Bird Group. Wanita berumur 34 tahun yang pernah menjadi sosok di balik berdirinya Gojek itu menerima pinangan Blue Bird untuk menjadi komisaris independen perusahaan.

Hal ini diumumkan olehnya lewat akun Instagram resmi @alamandas. Dalam postingan pengumumannya itu, Alamanda juga mengunggah foto dirinya hadir dalam RUPS online Blue Bird. Alamanda mengaku ditawarkan langsung masuk ke Blue Bird oleh Komisaris Utama Noni Purnomo.

"Beberapa waktu lalu bu @nonipurnomo ajak saya bertemu, Beliau menawarkan saya utk bergabung menjadi komisaris independen BlueBird," tulis Alamanda mengawali kisahnya, dikutip detikcom, Jumat (24/6/2022).

Alamanda bercerita ketika ditawarkan masuk ke perusahaan, dia langsung bertanya apa kontribusi yang bisa dilakukan olehnya. Katanya, Noni Purnomo meminta agar Blue Bird bisa bertransformasi namun tak melupakannya jati dirinya.

"Ini kedua kalinya saya mendengar jawaban seperti ini dari seorang pucuk pemimpin, pertama dari mentor seumur hidup saya, Nadiem Makarim. Kemudian kali ini dari Bu Noni. Saat itu, di pikiran saya tidak ada kata menolak," cerita Alamanda.

Dia mengaku sudah lama sekali sebetulnya ingin masuk ke dalam Blue Bird. Dirinya pun mengaku terkesima dengan sosok Noni Purnomo. Bahkan, seringkali mencatat potongan pidato Noni Purnomo dalam satu kumpulan notes.

"Dan saya selalu menceritakan hal ini disaat saya cerita mengenai transformasi digital, satu yang selalu saya ingat pesan beliau. 'Walaupun kita bertransformasi tetap harus berpegang pada jati diri kita bukan hanya ikut trend'," kata Alamanda.

Kini dengan jabatan barunya di Blue Bird, Alamanda mengatakan dirinya bakal 'nongkrong' di pangkalan Blue Bird untuk mengetahui masalah dan mencari solusinya, ataupun mencari terobosan baru untuk perusahaan. Hal itu juga dilakukannya saat masih membesut Gojek.

"Akhirnya kerinduan saya nongkrong di pangkalan ojek ngobrol dengan driver gojek sambil minum starkling alias Starbucks keliling segera bisa terjadi lagi, sekarang saya bisa nongkrong di pangkalan-pangkalan Bluebird buat memahami kehidupan bapak ibu driver dan memberikan solusi yg terbaik bersama team @bluebirdgroup," ungkap Alamanda.

Alamanda dikenal publik saat dia melakoni jabatan Vice President of Technology Product Gojek. Jauh sebelum Gojek sebesar sekarang ada kerja keras Alamanda untuk membesut aplikasinya. Bisa dibilang dia merupakan arsiteknya aplikasi Gojek.

Dalam catatan detikcom, kiprah Alamanda di Go-Jek dimulai pada Mei 2014. Kala itu ia menjadi konsultan untuk pembuatan aplikasi ojek online tersebut.

"Nadiem meminta tolong membuatkan aplikasi Go-Jek. Kebetulan saya bergelut di teknologi juga. Jadi aku iyakan permintaannya," tutur Alamanda dalam pemberitaan detikcom di tahun 2016.

(hal/eds)