ADVERTISEMENT

Jumbo! Emiten Sawit Ini Dapat Pinjaman Rp 3,6 T, buat Apa Uangnya?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 29 Jun 2022 17:14 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mengumumkan telah mendapatkan suntikan pinjaman sebesar Rp 3,6 triliun. Pinjaman itu dipimpin oleh 2 bank nasional yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) sebagai Joint Mandated Lead Arranger & Bookrunner (JMLAB).

Penandatangan Perjanjian Kredit Sindikasi & Perjanjian Pembiayaan Fasilitas Musyarakah dilakukan dilakukan pihak-pihak tersebut pada tanggal 27 Juni 2020 di Hotel Ritz Carlton SCBD Jakarta.

Rencananya fasilitas pembiayaan sindikasi yang diberikan kepada Perseroan akan digunakan untuk melakukan pembelian kembali seluruh atau sebagian Global Bond SSMS, senilai US$300 juta.

CEO SSMS Nasarudin Bin Nasir dalam sambutannya sangat mengapresiasi Kerjasama kesepakatan pembiayaan yang diberikan oleh sindikasi bank.

"Penandatanganan pembiayaan sindikasi ini menjadi sejarah bagi SSMS dalam perjalannya, Perseroan sangat mengapresiasi kepada seluruh Bank Peseerta Sindikasi yang turut memberikan pinjaman, hal ini guna merealisasikan pembelian kembali seluruh atau Sebagian obligasi atau Global Bond yang telah diterbitkan oleh Perseroan pada tahun 2018," lata Nasarudin, Rabu (29/6/2022).

Setelah kredit sindikasi ini, SSMS akan mengkaji untuk segera melakukan pembelian kembali (buyback) seluruh atau Sebagian global bond Perseroan yang diterbitkan melalui anak usahanya yaitu SSMS Plantation Holding Pte. Ltd., senilai US$300 juta pada 24 Januari 2018 yang lalu.

Perusahaan juga menegaskan bahwa fasilitas pembiayaan tersebut tidak melanggar peraturan dan perjanjian-perjanjian dengan pihak ketiga atau pihak lainnya, serta tidak berdampak negatif terhadap kondisi keuangan perseroan.

Direktur Institutional & Wholesale Business Bank BRI Agus Noorsanto menyampaikan bahwa pembiayaan sindikasi ini merupakan komitmen perbankan untuk mendukung Pemerintah dalam pemberian pembiayaan kepada kategori usaha green sector. Dia juga menyampaikan harapannya bahwa suntikan dana itu bisa menjadi sebuah momentum positif bagi seluruh pihak.

Melansir keterbukaan informasi, penandatanganan dilakukan oleh Nasarudin Bin Nasir selaku Direktur Utama/CEO SSMS bersama Bank peserta Sindikasi antara lain Bank BRI yang diwakili oleh Bapak Trihartono selaku JMLAB & Coordinating Bank dan Bapak Mochamad Choliq selaku Division Head Agribusiness Division, Bank Syariah Indonesia yang diwakili oleh Ibu Fiti Syam dan Bapak Indra Kampono selaku Group Head, serta management dari Bank DKI, Maybank Indonesia, Bank Woori Saudara dan JTrust Bank.

Pada kesempatan tersebut turut disaksikan langsung oleh Jap Hartono selaku Direktur/CFO dan M. Syafril Harahap selaku Direktur/COO SSMS beserta jajaran manajemen, serta ikut hadir secara online pemilik PT Citra Borneo Indah (CBI) Group, induk usaha SSMS yaitu Bapak Abdul Rasyid.



Simak Video "Usaha Telur Ayam Blitar Kini Go Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT