Terjawab! Ini Alasan Mengapa Dolar AS Jadi Patokan Mata Uang Dunia

ADVERTISEMENT

Terjawab! Ini Alasan Mengapa Dolar AS Jadi Patokan Mata Uang Dunia

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Minggu, 17 Jul 2022 21:00 WIB
Ilustrasi Dolar AS
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Dolar Amerika Serikat (AS) kini terus menguat dan menekan mata uang negara lain. Hal ini juga terjadi pada euro yang nilainya sudah di bawah dolar AS.

Sebenarnya bagaimana sih perjalanan dolar AS hingga menjadi salah satu mata uang internasional dan terkuat di dunia?

Dikutip dari laman Investopedia disebutkan dolar AS ini pertama kali dicetak pada tahun 1914 setelah bank sentral AS Federal Reserve didirikan. Nah dolar AS ini resmi jadi mata uang cadangan dunia kurang dari enam dekade kemudian. Dolar AS ini memang langsung melejit ketika pertama kali dicetak.

Fed didirikan oleh Federal Reserve Act tahun 1913. Bank sentral AS ini hadir karena sistem mata uang di negara tersebut tidak stabil, karena uang kertas diterbitkan oleh masing-masing bank.

Kala itu ekonomi AS sudah lebih unggul dari Inggris dan menjadi ekonomi terbesar di dunia. Memang, saat itu Inggris masih jadi pusat perdagangan dunia dan mayoritas transaksi perdagangan masih menggunakan pound.

Kemudian sebagian besar negara maju juga mematok mata uang mereka ke emas untuk menciptakan stabilitas dalam pertukaran mata uang. Nah selanjutnya erang Dunia I pun pecah pada tahun 1914. Akhirnya banyak negara meninggalkan standar emas sehingga mereka dapat membayar belanja militer dengan uang kertas, yang mendevaluasi mata uang mereka.

Tiga tahun setelah perang, Inggris yang dengan teguh berpegang pada standar emas untuk mempertahankan posisinya sebagai mata uang terkemuka dunia, mendapati dirinya harus meminjam uang untuk pertama kalinya.

Amerika Serikat menjadi pemberi pinjaman pilihan bagi banyak negara yang bersedia membeli obligasi AS berdenominasi dolar. Inggris pada akhirnya menyerah pada standar emas pada tahun 1919, menghancurkan rekening bank pedagang internasional yang berdagang dalam pound. Pada saat itu, dolar telah menggantikan pound sebagai cadangan utama dunia.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT