ADVERTISEMENT

Gelar Rups, Emiten Properti DILD Punya Wadirut Baru

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 20 Jul 2022 15:47 WIB
Ditengah kondisi ekonomi yang carut marut, pasar properti khususnya hunian vertikal kelas premium laris manis diburu konsumen, Rabu (9/9/2015). 1Park Avenue, apartemen kelas premium milik Intiland adalah salah satunya yang dalam kurun waktu kurang dari 3 tahun sudah 88 persen terjual habis. Rachman Haryanto/detikcom.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Emiten properti PT Intiland Development Tbk (DILD) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2021. Hasilnya ada pengangkatan jajaran direksi baru.

Pada pelaksanaan RUPS Tahunan yang digelar secara fisik dan daring tersebut, para Pemegang saham telah memberikan persetujuan terhadap seluruh agenda RUPS Tahunan yang diusulkan Perseroan.

Para pemegang saham telah memberikan persetujuan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dengan pengangkatan Moedjianto Soesilo Tjahjono selaku Wakil Direktur Utama Perseroan.

Selain penambahan anggota Direksi tersebut tidak ada perubahan lain pada jajaran Direksi maupun Dewan Komisaris Perseroan.

"Penambahan anggota Direksi akan memperkuat struktur manajemen Intiland untuk peningkatan kinerja secara jangka panjang. Pak Moedjianto memiliki kompetensi dan pengalaman panjang berkecimpung di industri properti, marketing, dan hospitality," ujar Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono, Rabu (20/7/2022).

RUPS Tahunan ini membahas lima agenda yang meliputi persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Neraca dan Perhitungan Laba Rugi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, penunjukan Akuntan Publik Independen dan penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi.

Dia menyampaikan apresiasi kepada para Pemegang Saham Perseroan yang telah memberikan persetujuan terhadap seluruh agenda RUPS Tahunan. Di tengah tantangan belum pulihnya minat beli konsumen, Perseroan tetap optimistik kondisi pasar properti tahun ini akan lebih baik.

"Tahun ini pasar properti masih cukup menantang di tengah sinyalemen terjadinya kontraksi perekonomian global. Tapi kami cukup yakin, tren pemulihan sektor properti masih berlanjut dan bisa menjadi momentum untuk peningkatan kinerja usaha tahun ini," ucap Archied.

Archied mengakui pandemi Covid-19 membawa dampak signifikan di industri properti nasional selama dua tahun terakhir. Kejadian tersebut mempengaruhi operasional dan kinerja Perseroan, terutama terjadinya penurunan minat serta daya beli masyarakat secara umum.

Perseroan terus berupaya menjaga operasional usaha untuk mempertahankan pertumbuhan kinerja secara positif selama dua tahun terakhir. Menjaga pertumbuhan kinerja penjualan menjadi prioritas utama di samping memastikan proses pembangunan proyek-proyek berjalan dengan lancar.

Perseroan punya keyakinan pasar properti akan berangsur-angsur pulih tahun ini. Minat beli dan investasi properti masyarakat mulai tumbuh kembali ditandai dengan tren penjualan dalam enam bulan terakhir.

Archied menjelaskan Perseroan telah menetapkan prioritas-prioritas penting yang akan dijalankan tahun ini sebagai upaya untuk menjaga pertumbuhan usaha. Selain masih fokus pada pengembangan di proyek-proyek yang sudah berjalan, Perseroan tetap menyiapkan rencana pengembangan proyek baru yang setiap saat siap untuk diluncurkan.



Simak Video "Tapal Batas, Roman dari Ujung Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT