ADVERTISEMENT

Thailand Bergolak, Baht Melemah Lawan Dolar AS

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 18 Agu 2022 15:17 WIB
FILE PHOTO: A Thailand Baht note is seen in this illustration photo June 1, 2017.     REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo
Foto: Reuters
Jakarta -

Serangkaian aksi pembakaran dan ledakan terjadi di lebih dari selusin lokasi di wilayah Thailand selatan yang bergolak memberi sentimen negatif pada pasar modal dan pasar uang negeri tersebut.

Terpantau, Baht Thailand melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini.

Mengutip data perdagangan RTI, Baht Thailand melemah ke 35,43 Baht untuk setiap US$ 1. Melemah tipis dari hari sebelumnya yang masih berada di 35,46 Baht/US$.

Sentimen negatif khususnya datang dari kekhawatiran investor soal kondisi keamanan yang bisa memicu gangguan ekonomi negara itu. Sedikitnya tujuh orang terluka dalam rentetan insiden tersebut.

Dilansir dari kantor berita AFP, Rabu (17/8/2022), para pejabat mengatakan sebagian besar lokasi yang menjadi target serangan itu adalah toko-toko serba ada di pom bensin, semuanya terletak di provinsi Pattani, Yala dan Narathiwat.

Menurut pernyataan dari militer Thailand, tujuh orang terluka ringan dalam rentetan insiden itu. Sementara polisi mengatakan mereka sedang mengumpulkan rekaman CCTV dan bukti lainnya.

Pihak berwenang mengatakan motif dari gelombang serangan itu masih belum jelas. Para militan biasanya menargetkan simbol-simbol negara Thailand dan pasukan keamanannya.

Wilayah Thailand selatan - dijaga ketat oleh pasukan keamanan Thailand - secara budaya berbeda dari Thailand yang mayoritas beragama Buddha.

(acd/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT