VR Capital Kalah, Rights Issue Tunas Baru Lampung Disetujui

VR Capital Kalah, Rights Issue Tunas Baru Lampung Disetujui

- detikFinance
Kamis, 29 Jun 2006 13:02 WIB
Jakarta - Penolakan pemegang saham minoritas yang dimotori oleh VR Capital Group, terhadap rencana rights issue PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) akhirnya kandas.Dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RIPSL) yang berlangsung alot, pemegang saham mayoritas TBLA menyetujui pelaksanaan rights issue ini.Tercatat sekitar 74,6 persen pemegang saham menyetujui rencana tersebut dari jumlah yang hadir 94,53 persen. Sisanya tidak setuju.VR Capital Group membeli saham TBLA dari bursa dengan memakai nama Special Custody Account for The Exclusive BFT of CST of Cred sebesar 23,19 persen.Sedangkan Sungai Budi Group menguasai 50,09 persen saham perseroan dan sisa saham lainnya dimiliki publik."RUPSLB berlangsung alot, VR Capital tetap ngotot tidak menyetujui tapi setelah diadakan pemungutan suara mereka kalah," kata Wapresdir TBLA, Sudarmo Tasmin, usai RUPSLB di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Kamis (29/6/2006).Keberatan VR capital, menurut Sudarmo, menyangkut pelaksanaan dan harga rights issue. Padahal, ungkap Sudarmo, perseroan sudah merencanakan rights issue dalam rangka ekspansi usaha sejak Juni tahun lalu."VR Capital yang menurut pengakuan mereka memiliki 23 persen saham, baru masuk kira-kira April atau Mei 2006. Mereka baru menyatakan keberatan dan mengaku memiliki jumlah saham tersebut setelah perseroan mengumumkan akan melaksanakan rights issue. Jadi tidak benar kalau kami tidak memberikan informasi apa-apa," paparnya.Rights issue TBLA akan menerbitkan saham baru sebanyak 2,23 miliar unit saham, dengan nilai nominal dan harga pelaksanaan Rp 125 per saham.Perseroan akan meraup dana dari rights issue sekitar Rp 403,846 miliar yang digunakan untuk investasi perkebunan seluas 10 ribu hektar sebesar 39 persen.Sebesar 44,7 persen untuk ekspansi perkebunan tahap kedua yang semuanya berlokasi di Banyuasin Sumatra Selatan. Sisanya Rp 60 miliar untuk modal kerja. Rasio rights issue ini adalah setiap pemegang 3 saham lama mendapat 6 saham baru. Sedangkan setiap enam saham baru mendapat 1 waran gratis. Hasil pelaksanaan waran untuk meningkatkan modal kerja yang dilakukan pada 15 Januari 2007-13 Juni 2011 dengan harga Rp 125.DividenRUPS juga menyetujui pembagian dividen 51 persen dari laba bersih tahun 2005 yang sebesar Rp 6,2 miliar. Setiap pemegang saham mendapat Rp 2 per saham dengan total dividen Rp 3,23 miliar.Sisanya sebesar Rp 500 juta sebagai dana cadangan dan selebihnya sebagai pos laba di tahan.Tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan menjadi Rp 1,3 triliun dibanding akhir 2005 sebesar Rp 1,22 triliun. Sedangkan laba bersih ditargetkan antara Rp 50-70 miliar. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads