ADVERTISEMENT

Emiten Rumah Sakit Kantongi Laba Bersih Rp 111 M, Apa Penopangnya?

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 01 Sep 2022 16:14 WIB
Rumah Sakit Siloam Semanggi
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

PT Siloam International Hospitals Tbk melaporkan kinerja keuangan kuartal II-2022. Kinerja keuangan perusahaan meningkat didorong oleh meningkatnya jumlah pasien.

Perseroan menyatakan volume pasien meningkat pada kuartal II-2022 dibandingkan dengan kuartal I-2022. Walau terdapat periode Lebaran pada kuartal kedua yang umumnya menyebabkan jumlah pasien yang lebih rendah.

Perseroan mencatat pendapatan dari COVID pada kuartal II-2022 hanya sebesar 3%, yang merupakan kontribusi terendah sejak awal pandemi. Kontribusi ini termasuk 0,1% yang didapat dari program pemerintah (KMK).

Transfomasi yang dilakukan manajemen selama 3 tahun terakhir telah menunjukkan hasil dalam menumbuhkan pendatan dan memaksimalkan efisiensi biaya. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian finansial Siloam pada periode kuartal II-2022 dan pertumbuhan signifikan yang dicapai dibandingkan dengan periode sebelum pandemi.

Selama tahun 2021, pandemi COVID-19 mencapai tingkat penularan tertinggi sehingga volume pasien menurun dan kontribusi pendapatan dari COVID meningkat. Adapun hasil pencapaian finansial Siloam dalam kondisi operasional saat ini dengan berakhirnya pandemi, sangatlah baik. Tingkat Compounded Annual Growth Rate (CAGR) pada Pendapatan, EBITDA dan Arus Kas
Operasional Siloam pada periode semester I-2019 hingga semester I-2022 masing-masing adalah 10,5%, 29,9% dan 43,3%.

Siloam membukukan pendapatan sebesar Rp 3,4 triliun pada semester I-2022, menurun 10,0% dibandingkan dengan semester I-2021. Siloam mencatat EBITDA sebesar Rp820 miliar pada 1H2022, menurun 14,9% dibandingkan dengan semester I-2021.

Marjin EBITDA pada semester I-2022 tercatat stabil pada 23,9% hanya turun 130 basis poin dibandingkan dengan 25,2% pada semester I-2021. Laba Bersih Siloam tercatat sebesar Rp 213 miliar, menurun 32,2% Year-on-Year.

EBITDA dan laba bersih Siloam pada kuartal II-2022 masing-masing meningkat sebesar 0,5% dan 8,7% secara Quarter on Quarter. Siloam terus menjaga arus modal kerja yang kuat dengan arus kas operasional sebesar Rp583 miliar dan posisi kas bersih berada pada Rp1,28 triliun pada akhir periode 1H2022.

Siloam Hospitals juga mengumumkan mengalami peningkatan volume pasien di dalam lingkungan operasional setelah pandemi. Jumlah pasien rawat inap pada 1H2022 tercatat sebanyak 106.939 pasien, meningkat 23,9% dibandingkan dengan 86.318 pasien pada 1H2021 dan dengan inpatient days sebanyak 367.928 hari.

Adapun dalam merawat pasien rawat inap, Siloam telah merawat lebih dari 1,4 juta pasien rawat jalan pada semester I-2022, meningkat 24,4% dibandingkan dengan 1H2021. Jika dibandingkan dengan lingkungan operasional yang sama pada kuartal I-2022, jumlah Pasien Rawat Inap, Inpatient Days dan jumlah Pasien Rawat Jalan masing-masing meningkat 21,9%, 1,2% dan 20,7%.

(das/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT