ADVERTISEMENT

Hary Tanoe Tunjuk Said Aqil Jadi Komisaris Utama Anak Usaha MNC Group

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 15 Sep 2022 10:39 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) petahana, Said Aqil Siraj mengumumkan kesediaannya untuk maju sebagai calon Ketum PBNU periode 2021-2026 di Muktamar ke-34 NU, Lampung.
said Aqil Siroj. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pemilik MNC Group Hary Tanoesoedibjo melantik eks Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj sebagai Komisaris Utama PT MNC Televisi Network (iNews) dan PT MNC Portal Indonesia (MPI).

"Kami mengucapkan terima kasih, apresiasi yang sangat luar biasa kepada Pak Said Aqil karena berkenan menjadi komisaris utama di dua perusahaan yang fokusnya di pemberitaan baik TV, portal, social media, radio dan juga streaming platform," kata Hary Tanoesoedibjo dalam keterangan tertulis, Kamis (15/9/2022).

Dia yakin keberadaan Said Aqil akan memberikan nilai tambah untuk perusahaan. "Jadi mudah-mudahan bisa membawa perubahan dan kenapa di basis berita, karena itu merupakan media untuk masyarakat ya, untuk pemahaman yang benar," tutur Hary Tanoesoedibjo.

Hary Tanoesoedibjo menyebut saat ini Indonesia dalam krisis informasi. Untuk menjadi bangsa yang besar, harus ada kejujuran dan konstruktif dalam membangun pemberitaan.

"Jadi saya sangat optimistis beliau akan membawa angin segar bukan hanya ke MNC secara umum, tapi juga kepada bangsa Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, Said Aqil mengaku bersyukur ditunjuk Hary Tanoesoedibjo sebagai Komisaris Utama PT MNC Televisi Network (iNews) dan PT MNC Portal Indonesia (MPI).

"Saya mendapatkan kehormatan diajak Pak Hary Tanoe bergabung di MNC Group apalagi sebagai komisaris utama," ujarnya.

Dia berharap dengan kehadiran dirinya di MNC Group dapat membawa faedah dan berkah terutama di bidang pemberitaan dan informasi dalam mencerdaskan bangsa. "Semakin mengangkat martabat bangsa ini, bangsa yang beradab, berbudaya dan berkarakter," jelas Said Aqil.

Karenanya, mantan Ketua Umum PBNU itu ingin memperbesar ceramah-ceramah agama pada pagi hari di televisi milik MNC Group dengan menghadirkan ahli agama.

"Betul-betul perilaku si penceramah itu bisa ditiru, jadi panutan. Untuk media, selalu menjauhi berita-berita yang isinya hoax atau adu domba," imbuhnya.

Said Aqil sebelumnya memimpin PBNU selama dua periode yakni 2010-2015 dan 2015-2020. The Muslim 500, survei yang dibentuk The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang berafiliasi dengan Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought di Amman, Yordania mencatat Said Aqil di posisi 19 dari 50 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia pada 2022.

Lihat juga video 'Cerita Anang Hermansyah Bertemu Hary Tanoesoedibjo Bahas Token ASIX':

[Gambas:Video 20detik]



(aid/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT