Transaksi Penjualan Anak Usaha Bumi Rampung Akhir Juli

Transaksi Penjualan Anak Usaha Bumi Rampung Akhir Juli

- detikFinance
Jumat, 14 Jul 2006 12:23 WIB
Jakarta - Setelah meleset dari target semula akhir Juni, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengharapkan transaksi penjualan anak usahanya kepada PT Borneo Lumbung Energi bisa rampung akhir Juli ini. "Transaksi penjualan telah diperpanjang mengingat pihak pembeli masih memerlukan waktu lebih lama untuk merampungkan proses pembiayaan bagi pembelian saham-saham dalam rangka divestasi ini," kata Sekretaris Perusahaan Bumi, Geroad Jusuf dalam penjelasannya kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jumat (14/7/2006).Bumi menjual anak usahanya PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Arutmin Indonesia, Indocoal Resources Ltd dan PT Indocoal Kaltim Resources senilai US$ 3,25 miliar kepada PT Borneo Lumbung Energi.Rencana pembayaran dividen interim maksimal Rp 190 per saham juga akan dilakukan setelah selesainya transaksi tersebut.Sementara itu kelompok usaha Renaissance Capital beberapa waktu lalu mencari pendanaan untuk melunasi pembelian tersebut. Renaissance diberitakan akan menerbitkan obligasi konversi US$ 700 juta. Dana hasil obligasi tersebut akan digunakan sebagai dana talangan untuk menutup biaya akuisisi anak usaha Bumi tersebut.United Overseas Bank (UOB) yang berbasis di Singapura akan menjadi pengatur (arranger) penerbitan obligasi tersebut. Renaissance membeli Bumi melalui PT Borneo Lumbung Energi pada 16 Maret 2006. Renaissance dimotori oleh sejumlah pengusaha seperti Samin Tan dan Surjadinata yang juga pendiri kantor akuntan publik Delotte Touche Tohmatsu (DTT) Indonesia.Selain itu juga terdapat nama Dessi Natalegawa, Rosan P. Roeslani, dan Sandiaga Uno anak pengusaha Mien Uno. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads