Bursa Asia Mayoritas Menguat, IHSG Hari Ini Melempem ke 7.025

ADVERTISEMENT

Bursa Asia Mayoritas Menguat, IHSG Hari Ini Melempem ke 7.025

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 04 Nov 2022 09:08 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Bursa Asia Mayoritas Menguat, IHSG Hari Ini Melempem ke 7.025/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka melemah 9 poin (0,13%) ke level 7.025. Meski melemah, IHSG masih berada di level 7.000.

Dikutip dari data RTI, Jumat (4/11/2022), IHSG berada di level tertingginya pada 7.037 dan terendahnya 7.015. Dalam grafik, IHSG langsung terjun ke zona merah saat pembukaan perdagangan dan berbalik naik meski belum bisa menembus zona hijau.

Mengutip riset Artha Sekuritas, bursa Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Dow Jones ditutup 32,001,25 (-0.46%), NASDAQ ditutup 10,342.94 (-1.73%), S&P 500 ditutup 3,719.89 (-1.06%).

Bursa saham Wall Street ditutup melemah empat hari berturut-turut setelah Federal Reserve menyampaikan kenaikan suku bunga tiga perempat poin lagi dan mengisyaratkan bahwa pivot atau penurunan suku bunga tidak akan datang dalam waktu dekat.

Imbal hasil US Treasury melonjak karena para pedagang mencerna keputusan suku bunga terbaru, memberi tekanan pada ekuitas. Banyak yang memperkirakan pasar akan terus turun sampai jelas bahwa inflasi telah mendingin dan The Fed akan berhenti mendaki.

Pergerakan Bursa Asia:

  • Nikkei turun 581 poin ke 27.081
  • Hang Seng menguat 512 poin ke 15.852
  • Shanghai naik 33 poin ke 3.031
  • Strait Times bertambah 9 poin ke 3.112

Rekomendasi Saham Ajaib Sekuritas

EXCL
Buy: 2.430
TP: 2.510
Stop loss: <2.390

Berpotensi rebound secara teknikal, ditutup pada highest level perdagangan kemarin dan volume yang menguat signifikan, stochastic pada area netral dan MACD bar histogram dalam momentum positif.

EXCL kian aktif untuk melakukan penetrasi bisnisnya, EXCL semakin kuat bersinergi dengan LinkNet dan meluncurkan layanan konvergensi baru, spectrum refarming dari 3G ke 4G, dan hal tersebut terbukti mendorong revenue dari Kuartal I-2022 tumbuh 26% di Kuartal II-2022. EBITDA tumbuh 12,2% QoQ atau +5,7% YoY dan capaian laba bersih kuartal II-2022 tumbuh 242,1% QoQ atau 20,3% YoY. EXCL juga berhasil meningkatkan Average Revenue Per User menjadi Rp 39 ribu pada Kuartal II-2022. Prospek kedepan semakin solid karena EXCL terus melakukan ekspansi dengan menambah jumlah base transceiver station (BTS), sepanjang Semester I-2022 BTS ditambahkan 11,2 ribu BTS 4G, secara akumulasi total nya 88,4 ribu BTS 4G.

SMDR
Buy: 2.470
TP: 2.550
Stop loss: <2.300

Membentuk long white candle dan berhasil breakout resistance MA-50 harinya di 2.420. Volume naik signifikan, stochastic golden cross dengan MACD bar histogram dalam momentum positif.

Kinerja SMDR sepanjang sembilan bulan pertama 2022 menghasilkan kenaikan laba bersih sebesar 389,72% YoY menjadi Rp115,77 miliar. Pendapatan jasa yang diperoleh tumbuh 101,09% YoY mencapai Rp511,16 miliar. SMDR juga akan mengadakan aksi korporasi berupa stock split, kedepannya dari stock split tersebut diharapkan dapat meningkatkan likuiditas, dan mendorong volume harian saham.

BDMN
Buy: 3.140
TP: 3.240
Stop loss: <3.020
Membentuk Bullish harami candle, stochastic di area oversold dengan MACD bergerak pada level positif, indikasi memulai rebound dari downtrend short term nya.

Kinerja BDMN sepanjang Kuartal III-2022 meraih kenaikan laba bersih 79% menjadi Rp2,5 triliun. Pendapatan bunga bersih tumbuh 2,49% menjadi Rp10,49 triliun. ROE 8,55%, ROA 1,74%. Penyaluran kredit tumbuh 7,97%, dan NPL net tercatat menurun menjadi 0,30% dengan NPL gross turun 2,71%. Adapun CASA meningkat 64,2%.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT