Siapa Pemilik Alto yang Tutup Pabrik dan PHK Karyawan?

ADVERTISEMENT

Siapa Pemilik Alto yang Tutup Pabrik dan PHK Karyawan?

Almadinah Putri Brilian - detikFinance
Rabu, 23 Nov 2022 16:31 WIB
Ilustrasi air minum kemasan
Ilustrasi Air Minum Kemasan/Foto: Getty Images/iStockphoto/Hyrma
Jakarta -

Produsen air minum kemasan Alto menutup salah satu pabriknya dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 145 karyawan. Pabrik yang ditutup berlokasi di Kampung Pasir Dalam, RT 002/RW 002 desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.

"Tujuan penghentian kegiatan operasional pabrik tersebut adalah untuk melakukan efisiensi biaya operasional persero, karena secara operasional biaya pabrik tersebut terlalu tinggi dan tidak efisien," ujar Sekretaris Perusahaan Tri Banyan Tirta, Januar Pitono, dalam keterangan tertulis Rabu (23/11/2022).

Meski demikian, Januar menambahkan keputusan perusahaan tersebut tidak berdampak terhadap kelangsungan usaha, karena semua produksi yang ada pada pabrik tersebut sudah dipindahkan ke pabrik grup usaha, yaitu pabrik PT Tirtamas Lestari. Pabrik ini berlokasi di Sukabumi.

Dilansir dari laman resmi perusahaan, Rabu (23/11/2022), Alto merupakan salah satu produk yang dikeluarkan oleh PT Tri Banyan Tirta Tbk yang berkantor pusat di Sukabumi, Jawa Barat. Perusahaan yang bergerak di bidang air minum dalam kemasan (AMDK) ini sudah didirikan sejak tahun 1997.

Pada tahun 2001, pabrik yang berada di Sukabumi mulai beroperasi. Pada tahun yang sama, perusahaan juga sudah menerima sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan produk Alto mulai dipasarkan.

Pada tahun 2003, PT Tri Banyan Tirta melakukan perluasan pabrik Sukabumi. Lalu pada tahun 2012, perusahaan melakukan Initial Public Offering (IPO) dan terdaftar di bursa dengan nama "ALTO". Di tahun yang sama, perusahaan juga melakukan ekspansi dan pembenahan pabrik.

Pada tahun 2014, perusahaan menambah jumlah pabrik yang dimiliki menjadi 8 pabrik yang berlokasi di Mojoagung. Pabrik ini dioperasikan oleh anak perusahaan yang bernama PT Delapan Bintang Baswara (DBB). Lalu pada tahun 2018, pabrik yang berada di Mojoagung telah resmi beroperasi untuk produksi AMDK terintegrasi.

Per tahun 2018, PT Tri Banyan Tirta Tbk dipimpin oleh Bhakti Salim yang merupakan Direktur Utama sejak tahun 1997 dan Agung Salim sebagai Komisaris Utama sejak tahun 2010.

Produk Alto tersedia dalam kemasan cup 240 ml, botol mungil 330 ml, botol elegan 600 ml, botol besar 1500 ml, serta dalam kemasan galon 19 liter. Selain memproduksi Alto, PT Tri Banyan Tirta Tbk juga memproduksi air minum dengan merek TOTAL dan TOTAL 8+.

Lihat Video: Badai Resesi Picu PHK Massal, Begini Tanggapan Warga

[Gambas:Video 20detik]




(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT