IPO Nggak Cuma buat Cari Modal, Terus Apa Dong?

ADVERTISEMENT

IPO Nggak Cuma buat Cari Modal, Terus Apa Dong?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 01 Des 2022 16:58 WIB
PT Siloam International Hospitals Tbk melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Saham perdana PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) dibuka naik di level Rp 9.150 per saham dari harga penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) Rp 9.000 per saham.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Initial public offering (IPO) merupakan salah satu opsi perusahaan untuk mencari sumber dana permodalan. Namun penawaran saham ke publik ini tak melulu untuk mencari modal.

Tapi IPO juga bisa membuat perusahaan menjadi terbuka dan kredibel. Serta memiliki reputasi yang baik di mata publik. Ketua Bidang II BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jaya, Andrew De Bratakusumah mengungkapkan IPO seharusnya menjadi sebuah standarisasi perusahaan.

"IPO ini masih menjadi hal besar di Indonesia, sebetulnya IPO ini biasa-biasa saja karena IPO harus menjadi sebuah standarisasi," kata dia, ditulis Kamis (1/12/2022).

Ketua Umum HIPMI Jakarta Selatan, Muhammad Assad menjelaskan IPO sejatinya bertujuan tidak hanya untuk mendulang modal bagi perusahaan yang melantai di bursa. Namun, banyak manfaat lain yang lebih luar biasa yaitu kredibilitas dari perusahaan itu sendiri yang akan menjadi lebih memiliki reputasi di mata publik.

"Mungkin tujuan dari beberapa emiten melakukan IPO adalah ingin mendapatkan uang. Tapi, ada juga yang melepas saham di bursa tujuannya ingin ada supervisi, baik itu dari IDX, baik itu dari OJK dan segala macam agar perusahaanya lebih profesional. Jadi golnya tidak hanya uang," ujar dia.

Mereka mengharapkan apa yang disampaikan dalam seminar HIPMI Jaya hari ini dapat membuka wawasan para pengusaha muda terkait IPO. Dia pun ingin ke depan, perusahaan-perusahaan para anggota HIPMI mempunyai nilai lebih. Tidak hanya untuk perusahaan itu sendiri, tetapi juga untuk segenap stake holder di dalam ekosistem yang terkait.

"Jadi setelah acara ini, teman-teman akan lebih open minded tentang IPO dan banyak literasi keuangan yang kita dapatkan. Karena IPO bukan hanya tentang bursa jualan selesai, karena masih banyak hal yang harus kita jaga di mata publik dan semua stake holder kita," kata Assad.

Sebagai informasi, pada gelaran kick off Let's Grow Big With IPO, HIPMI Jakarta Selatan didapuk menjadi ketua acaranya.

(kil/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT