IHSG Hari Belum Kuat Balik ke 7.000, Cek Rekomendasi Saham di Sini!

ADVERTISEMENT

IHSG Hari Belum Kuat Balik ke 7.000, Cek Rekomendasi Saham di Sini!

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 06 Des 2022 09:13 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
IHSG Hari Belum Kuat Balik ke 7.000, Cek Rekomendasi Saham di Sini!/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka melemah. IHSG turun 28 poin (0,41%) ke 6.957.

Dikutip dari data RTI, Selasa (6/12/2022), IHSG berada di level tertingginya pada 6.987 dan terendahnya 6.934. Sebanyak 117 saham naik, 237 turun, dan 197 stagnan.

Lengsernya IHSG sudah terjadi sejak penutupan perdagangan kemarin. IHSG kemarin ditutup melemah. IHSG lengser dari level 7.000 dan berakhir di 6.987 dengan pelemahan 32 poin (0,46%).

IHSG kemarin berada di level tertingginya pada 7.053 dan terendahnya 6.987. Sebanyak 160 saham bertambah, 375 turun, dan 165 stagnan.

Pergerakan Bursa Asia:

  • Nikkei menguat 20 poin (0,07%) ke 27.840
  • Hang Seng turun 30 poin (0,13%) ke 19.493
  • Shanghai bertambah 2,6 poin (0,08%) ke 3.214
  • Strait Times berkurang 14 poin (0,45) ke 3.252

Rekomendasi Saham Ajaib Sekuritas

BRMS
Buy : 178
TP : 184
Stop loss : 173

Buy on weakness pada BRMS, BRMS ditutup diatas MA 50 harinya, selama bergerak di atas MA 50 masih ada potensi konsolidasi. Volume menurun, artinya tekanan jual mulai melemah. Stochastic pada area netral dan MACD line bergerak di atas centerline.

BRMS telah mengoperasikan pabrik emas carbon in leach yang kedua sejak awal November 2022 dengan kapasitas produksi 4.000 ton bijih per hari. Dengan peningkatan produksi emas, berpotensi mendorong profitabilitas BRMS atau peningkatan top line di kuartal IV-2022.

SLIS
Buy : 274
TP : 284
Stop loss : 252

SLIS ditutup di highest level dengan volume yang lebih tinggi dibanding hari sebelumnya, stochastic up, MACD bar histogram dalam momentum positif.

Kinerja SLIS hingga kuartal III-2022 mencatat kenaikan laba bersih 25% YoY menjadi Rp25,46 miliar. Laba bersih tersebut ditopang dari kenaikan penjualan yang tumbuh 11% YoY menjadi Rp356,92 miliar. SLIS akan right issue yang bertujuan untuk menambah modal kerja anak usaha. Pelaksanaan right issue ini akan meningkatkan ekuitas SLIS sehingga struktur permodalan akan semakin baik

TOWR
Buy : 1.145
TP : 1.180
Stop loss : 1.130

TOWR bergerak konsolidasi jangka pendek, volume up, stochastic bergerak pada area netral dan MACD bar histogram dalam level positif.

Kinerja TOWR kuartal III-2022 masih mencatat pertumbuhan pendapatan 33,6% yoy menjadi Rp8,1 triliun. Prospek strategis untuk TOWR seiring dengan anak usaha yaitu Protelindo dan iForte yang bekerja sama dengan SSIA membangun menara dan jaringan fiber optik di seluruh Kawasan Subang Smartpolitan.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT