PT KA & PT BA Sepakati Kontrak Harga Pengangkutan Batubara
Kamis, 27 Jul 2006 16:50 WIB
Jakarta - PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PT BA) dan PT Kereta Api telah menyelesaikan draft kontrak harga pengangkutan batubara menjadi Rp 230 per ton per km selama dua tahun. Hal ini membuat harga produksi batubara PT BA naik yang akan menyebabkan penurunan laba. Demikian disampaikan Dirut Bukit Asam Ismet Harmaini disela-sela Seminar Good Corporate Governance di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (27/7/2006)."Bagi PT BA, itu harga yang fantastis mahal. Cost pengangkutan naik 85% dari yang ke Tarahan ke Bandar Lampung senilai Rp 58 ribu pengangkutan per ton menjadi Rp 106 ribu ton. Ini hampir mencapai 60% dari harga pokok produksi," jelas Ismet. Ia menjelaskan, harga jual batubara yang diekspor naik menjadi US$ 510 per ton untuk yang berkalori 7000, US$ 440 per ton untuk kalori 6700 dan US$ 395 per ton untuk yang berkalori 6300. Selama ini produksi PT BA mencapai 10 juta ton batubara per tahun. Sebanyak 3,5 juta ton diekspor ke Jepang, Taiwan, Malaysia dan Eropa. Sisanya 6,5 juta ton dipasok untuk kebutuhan luar negeri. Penggunaan batubara terbesar milik PT BA digunakan untuk pembangkit Indonesia power sebanyak 6,1 juta ton, dan sisanya untuk Indocement dan lain-lain."Harga pokok naik 60% bisa membuat laba menurun. Maka untuk menambah laba dengan cara membeli batubara dari pertambangan di Kalimantan sekitar 600 ribu ton untuk di-blending di pabrik kita," tambah Ismet.
(qom/)











































