Garuda Indonesia Mau Rights Issue, Ini Jadwal Lengkapnya!

ADVERTISEMENT

Garuda Indonesia Mau Rights Issue, Ini Jadwal Lengkapnya!

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 06 Des 2022 16:14 WIB
Beberapa pesawat Garuda Indonesia mengenakan masker dalam rangka kampanye prokes di awal pandemi Covid-19
Foto: Istimewa
Jakarta -

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. mengumumkan rencana penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perusahaan berencana menerbitkan saham sebanyak 63.210.504.593 lembar saham dengan nominal Rp 196 per lembar saham.

"Seluruh dana hasil pelaksanaan PUT II, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan Perseroan dengan prioritas peruntukan sebagai berikut, nilai nominal saham baru Rp 196 per lembar saham," tulis keterbukaan dikutip, Selasa (6/12/2022).

Berikut ini jadwal right issue PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

1. Tanggal Efektif 2 Desember 2022

2. Saham akan diperdagangkan 16 Desember

3. Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas HMETD 14 Desember 2022

4. Tanggal Cum HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 12 Desember 2022

5. Tanggal Ex HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 13 Desember 2022

6. Tanggal Cum HMETD di Pasar Tunai 14 Desember 2022

7. Tanggal Ex HMETD di Pasar Tunai 15 Desember 2022

8. Tanggal Distribusi HMETD 15 Desember 2022

9. Tanggal Pencatatan Efek di BEI 16 Desember 2022

10. Periode Perdagangan HMETD 16 Desember 2022

11. Periode Pelaksanaan HMETD 16 Desember 2022

12. Tanggal Akhir Pembayaran Pesanan Efek Tambahan 26 Desember 2022

13. Periode Penyerahan Efek 20 Desember 2022

14. Tanggal Penjatahan 27 Desember 2022

15. Tanggal Pengembalian Kelebihan Uang Pesanan 28 Desember 2022

Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra memang sudah memberikan bocoran mengenai rencana right issue ini. Hal ini dikatakan pada Rapat Kerja Komisi VI di Gedung DPR RI, Senin (5/12).

"Jadi nanti setelah proses rights issue pertama ini kemudian memandang perkembangan ke depan, itu kita buka possibility untuk kemudian mengundang strategic investor ke Garuda. Tentu saja dengan implikasi saham pemerintah akan dilepas," kata Irfan ujarnya.

Menurut Irfan diskusi dengan beberapa mitra strategis pun telah dilangsungkan. Namun diskusi tersebut masih dalam tahapan awal dan belum secara mendetail.

"Tapi memang diskusi dengan beberapa strategic investor sudah dilakukan pada tataran high level, belum detail," ungkapnya.



Simak Video "Lihat Keseruan Garuda Indonesia Travel Fair 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(ada/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT