RUPSLB Semen Gresik Hanya 30 Menit
Jumat, 28 Jul 2006 11:41 WIB
Jakarta - Pemegang saham PT Semen Gresik Tbk (SMGR) yang menghadiri undangan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini hanya melakukan pertemuan 30 menit.Pemegang saham memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan RUPSLB hari ini yang semula akan meminta persetujuan pembuatan pabrik semen baru dan perubahan anggaran dasar (AD).Pembatalan itu dilakukan karena terkait masuknya pemegang saham baru yakni Blue Valley, anak usaha Grup Rajawali, yang membeli 24,9 persen saham milik Cemex.RUPSLB yang berlangsung di Hotel Shangri-la, Jakarta, Jumat (28/7/2006) dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dibubarkan pada 30 menit kemudian. "RUPSLB tadi sudah dibuka lalu pemerintah mengusulkan agar kita menerapkan GCG sehubungan dengan adanya pemilik saham baru, maka pemerintah memutuskan RUPSLB dibatalkan," kata Dirut SMGR, Dwi Sutjipto.Dwi menjelaskan, RUPSLB tidak ditunda melainkan dibatalkan agar perseroan memiliki fleksibilitas untuk dapat memasukkan agenda baru, yaitu perubahan manajemen yang tidak ada dalam agenda hari ini.RUPSLB selanjutnya belum ditentukan waktunya, perseroan masih melihat pemenuhan persyaratan administrasi seperti laporan perubahan kepemilikan saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam)."Kita masih lihat closing dan pemenuhan administrasi. Ada masa 45 hari untuk melakukan RUPSLB, kapan waktunya akan ditentukan oleh pemegang saham," katanya.Dwi juga menyatakan, tidak ada penolakan dari karyawan sehubungan dengan perubahan struktur pemegang saham terkait masuknya Grup Rajawali."Saya kira Rajawali dan pemerintah telah memberikan akomodasi yang baik bagi suara-suara di daerah," tandas Dwi.
(ir/)











































