Paruh Pertama 2006
Penjualan Antam Naik 56 persen
Jumat, 28 Jul 2006 13:42 WIB
Jakarta - Penjualan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di paruh pertama 2006 naik sekitar 56 persen menjadi Rp 2,05 triliun, dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 1,314 triliun."Peningkatan ini sebagian besar disebabkan kenaikan volume serta harga jual feronikel. Antam juga sudah mulai proses commissioning pabrik FeNi III serta kenaikan volume produksi bijih nikel kadar tinggi dari tambang nikel Antam yang baru, Mornopo," kata Corporate Secretary Antam Ashur Wasif dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (28/7/2006)Dari total pendapatan per Juni 2006 itu, penjualan ekspor mencapai Rp 1,894 triliun, naik sekitar 73 persen dibanding tahun lalu Rp 1,092 triliun.Sementara, penjualan domestik mengalami penurunan sekitar 30 persen menjadi Rp 155,263 miliar dibanding tahun lalu Rp 221,730 miliar.Pada semester I-2006, segmen nikel yang terdiri dari feronikel, bijih nikel kadar tinggi, bijih nikel saprolit kadar rendah (LGSO) serta bijih nikel kadar rendah masih menjadi kontributor terbesar penjualan dengan nilai Rp 1,724 triliun, atau 84 persen dari penjualan total Antam. Sedangkan segmen emas yang terdiri dari emas, perak dan jasa pemurnian logam mulia berkontribusi 12 persen dari pendapatan atau senilai Rp 237 miliar.
(ir/)











































