Saham GOTO Sepekan ARB Beturut-turut, Apa Kabar Bukalapak dan Blibli?

ADVERTISEMENT

Saham GOTO Sepekan ARB Beturut-turut, Apa Kabar Bukalapak dan Blibli?

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 09 Des 2022 17:15 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengalami penurunan paling bawah dalam sehari atau auto reject bawah (ARB) selama 7 kali berturut-turut. Hal ini terjadi sejak gembok atau lock up dibuka pada 1 Desember 2022.

Dikutip dari data RTI, Jumat (9/12/2022), saham GOTO pagi ini dibuka sudah turun 7 poin atau sebesar 7,0% ke level Rp 93 dari posisi sebelumnya Rp 100.

Bagaimana dengan saham emiten lainnya yang sejenis?

Bukalapak

Misalnya saham PT Bukalapak.com Tbk, saat saham GOTO hari ini anjlok ke level di bawah Rp 100, emiten dengan kode BUKA pada penutupan sore ini tercatat naik 4 poin atau 1,53% menjadi Rp 266. Saat pembukaan juga tercatat di angka Rp 266 pukul 09.00 WIB.

Jika ditarik selama sepekan terakhir, saham perusahaan pada 5 Desember 2022 dibuka Rp 274 kemudian menurun pada penutupan perdagangan pukul 15.00 WIB Rp 260.

Pada tanggal 6 Desember 2022 harga saham BUKA dibuka menurun menjadi Rp 256 dari harga sebelumnya. Kemudian pada penutupan perdagangan terjadi mengalami penguatan mencapai Rp 270.

Kemudian pada 7 Desember 2022, harga saham dibuka menurun sedikit dari sebelumnya menjadi Rp 268. Ketika penutupan juga terjadi penurunan menjadi Rp 262.

Pada pembukaan perdagangan tanggal 8 Desember, dibuka flat masih di harga Rp 262. Kemudian naik sedikit ketika penutupan menjadi Rp 264.

Kemudian hari ini saham BUKA dibuka kinclong dan ditutup menguat sama sama di level Rp 266. Naik 4 poin atau 1,53% dari harga sebelumnya.

Blibli

Emiten lainnya misalnya saham BELI atau PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli). Hari ini Dibuka pada level Rp 478. Sementara saat penutupan harga saham perusahaan tersebut terkoreksi 6 poin atau 1,26% menjadi Rp 472.

Jika ditarik selama sepekan, harga saham BELI dibuka pada tanggal 5 Desember di level Rp 478. Kemudian pada penutupan ditutup menguat di level Rp 480.

Pada tanggal 6 Desember saham dibuka menguat lagi Rp 488. Tetapi terjun bebas saat penutupan perdagangan menjadi Rp 476.

Berlanjut ke tanggal 7 Desember, harga saham BELI dibuka naik tipis menjadi Rp 478. Pada penutupan pukul 15.00 WIB saham terkoreksi menjadi Rp 472.

Hari berikutnya pada tanggal 8 Desember saham dibuka sedikit menguat menjadi Rp 474 dari harga penutupan sebelumnya. Sementara ditutup datar masih di level Rp 474.

(ada/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT